Arsip

Ternyata Kue-Kue Ini (Bisa Jadi) Haram?

Siapa orang Indonesia yang tidak kenal kue sus?

kue sus isi vla

Jajanan ini sangat terkenal dan hampir selalu ada di setiap acara kita, seperti selamatan, rapat, kawinan, pengajian, dll. Aku pun sangat menyukai kue yang satu ini, terutama VLA-nya yang menurutku sangat enak.

Demikian halnya dengan tart. Ini adalah salah satu favoritku, terutama black forest.

black-forest-cake

Tapi ternyata dibalik segala kelezatan itu, ada salah satu bahan pembuat kue-kue itu yang cukup membikin keder, yaitu:

 

RHUM

 

Apa itu rhum? Simak kajian di bawah ini:

 

Hukum Mengkonsumsi Makanan yang Tercampur Rhum


Rum (rhum) adalah minuman beralkohol hasil fermentasi dan distilasi dari molase (tetes tebu) atau air tebu yang merupakan produk samping industri gula. Rum hasil distilasi berupa cairan berwarna bening, dan biasanya disimpan untuk mengalami pematangan di dalam tong yang dibuat dari kayu ek atau kayu jenis lainnya. Produsen rum terbesar di dunia adalah negara-negara Karibia dan sepanjang aliran Sungai Demerara di Guyana, Amerika Selatan. Selain itu, pabrik rum ada di negara-negara lain di dunia seperti Australia, India, Kepulauan Reunion.

Berbagai Makanan yang Menggunakan Rhum

Rum terdiri dari berbagai jenis dengan kadar alkohol yang berbeda-beda. Rum putih umum digunakan sebagai pencampur koktail. Rum berwarna cokelat keemasan dan gelap dipakai untuk memasak, membuat kue, dan juga pencampur koktail. Hanya rum berkualitas tinggi saja yang biasa diminum polos tanpa pencampur atau ditambah es batu (on the rocks). Rum memegang peranan penting dalam kebudayaan orang-orang di Hindia Barat, dan dikenal sebagai minuman perompak dan Angkatan Laut Kerajaan Inggris.[1]

Berita Republika menyebutkan, “Kue-kue dari hotel dan bakery terkenal kerap menggunakannya dalam taart, dan sus. Vla di dalam sus menjadi lebih lezat bila dicampurkan rhum. Cake aneka buah juga biasanya menggunakan rhum. Biasanya sebelum dicampur ke dalam cake, buah direndam dulu ke dalam rhum agar aromanya menjadi lebih menggugah selera.”[2]

Rhum Termasuk Minuman Keras

Kandungan Alkohol dalam Rhum termasuk tingkat tinggi yaitu sekitar 38%. Rhum termasuk golongan C dalam pembagian minuman keras sebagaimana penjelasan berikut ini.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 86/ Menkes/ Per/ IV/ 77 tentang minuman keras, minuman beralkohol dikategorikan sebagai minuman keras dan dibagi menjadi 3 golongan berdasarkan persentase kandungan etanol volume per volume pada suhu 20oC.

Golongan A: Minuman dengan kadar etanol 1 – 5 persen.

Golongan B: Minuman dengan kadar etanol lebih dari 5 persen sampai dengan 20 persen.

Golongan C: Minuman dengan kadar etanol golongan C mengandung etanol lebih dari 20 persen sampai dengan 55 persen.[3]

Rhum Jelas Haramnya

Berdasarkan penjelasan di atas karena rhum menimbulkan efek memabukkan, maka ia jelas dihukumi haram. Ingatlah, segala sesuatu yang memabukkan termasuk khomr dan setiap yang memabukkan pastilah haram.

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ وَكُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ

Setiap yang memabukkan adalah khomr. Setiap yang memabukkan pastilah haram.[4]

Dari ‘Aisyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

كُلُّ شَرَابٍ أَسْكَرَ فَهُوَ حَرَامٌ

Setiap minuman yang memabukkan, maka itu adalah haram.[5]

Kami nukilkan pula pembahasan dari Republika sebagai berikut.

Rhum menurut relawan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, Kosmetika dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), KA Endin, digolongkan ke dalam khamr. Kandungan alkoholnya cukup tinggi. Karena itu fatwanya pun jelas: haram. ”Sedikit atau banyak, khamr itu haram hukumnya,” kata Endin ketika ditemui di kantornya Jumat (26/7).[6]

Bagaimana Jika Mengkonsumsi Sedikit Rhum?

Seperti ini pun tetap tidak dibolehkan. Ada kaedah yang perlu diperhatikan dalam masalah khomr, “Jika meminum khomr dalam jumlah banyak, bisa memabukkan, maka meminum satu tetes saja tetap haram.” Dasar dari kaedah ini adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَا أَسْكَرَ كَثِيرُهُ فَقَلِيلُهُ حَرَامٌ

Sesuatu yang apabila banyaknya memabukkan, maka meminum sedikitnya dinilai haram.[7]

Dari sini, jika meminum rhum satu liter menimbulkan efek memabukkan, maka meminum satu tetes rhum saja tetap haram walaupun tidak mabuk.

Mudah-mudahan paham dengan penjelasan ini.

Jika Makanan Tercampur Rhum

Sudah dijelaskan bahwa rhum sering sekali digunakan sebagai penyedap rasa. Ini artinya rhum yang termasuk khomr bercampur dengan makanan seperti kue, blackforest, dsb.

Walaupun campuran rhum tersebut dalam kue atau makanan sedikit, tetap dihukumi haram. Karena ini berarti mengkonsumsi khomr dalam jumlah sedikit. Sekali lagi kita perlu memperhatikan kaedah yang telah kami utarakan, “Sesuatu yang apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak memabukkan, maka dikonsumsi satu tetes saja tetap haram walaupun tidak memabukkan.” Ini berarti makanan yang tercampur rhum semacam ini tetaplah haram.

Selanjutnya kami kemukakan sebuah penjelasan dari Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ (Komisi Tetap Riset Ilmiyyah dan Fatwa, Saudi Arabia),

“Apabila kadar alkohol –apabila alkohol tersebut dikonsumsi dalam jumlah banyak, memabukkan-, maka tidak boleh menggunakan alkohol tersebut baik sedikit ataupun banyak, baik digunakan dalam makanan, minuman, wewangian atau obat-obatan.”[8]

Begitu pula hal ini tidak berlaku hanya untuk rhum saja, namun jenis arak atau minuman keras lainnya. Jika miras sedikit saja bercampur dalam makanan, maka makanan semacam ini sudah sepantasnya untuk dijauhi. Sebagaimana informasi yang kami baca, banyak sekali kita jumpai campuran miras pada masakan China atau Jepang. Sudah seharusnya kita semakin waspada untuk menjauhi yang syubhat (samar) apalagi yang haram. Hanya Allah yang beri taufik.

Hukum Menggunakan Flavor (Essence) Rhum

Untuk menyiasati konsumen yang tak mau memakai rhum, produsen menciptakan flavor (essence) rhum dan perasa buah lainnya. Maksud flavor rhum adalah penyedap rasa dan aroma yang sama dengan rhum. Benda tersebut diklaim bukan rhum. Hanya rasa dan aromanya menyerupai rhum asli.

Berikut penjelasan dari tim auditor LP POM MUI-Jurnal Halal dari Republika.

Pertanyaan:

Assalaamualaikum wr wb,

Ketika anak saya berulang tahun, saya membeli kue tart untuk ulang tahun di sebuah toko roti dan kue di daerah Cimanggis. Waktu itu sudah malam dan buru-buru, sehingga tidak sempat mengecek dan mencium baunya. Sampai di rumah baru ketahuan bahwa kue tart tersebut memancarkan aroma khas minuman beralkohol yang saya duga berasal dari rhum.

Pertanyaan saya adalah, bolehkah rhum itu dipakai dalam kue tart, karena setahu saya proses pembuatan kue itu melalui pemanggangan dengan suhu tinggi dan diperkirakan alkoholnya sudah menguap? Sekarang ini banyak dijual juga rhum essence khusus untuk membuat kue. Yang saya tahu, essen tersebut bukan minuman keras. Katanya ia hanya perasa yang memiliki aroma dan rasa mirip dengan rhum. Bolehkan rhum essence tersebut digunakan? Terima kasih atas jawaban dan penjelasannya.

Wassalam,

Endang SES,Komplek Timah, Cimanggis, Depok

Jawaban:

Rhum adalah salah satu jenis minuman keras dengan kandungan alkohol di atas 10%, yang masuk dalam kategori khamer (minuman yang memabukkan). Hukum khamer dalam Islam adalah haram. Yang banyaknya memabukkan, maka sedikitnya juga haram. Oleh karena itu rhum dalam jumlah banyak maupun sedikit sama saja, yaitu tetap haram. Dalam pembuatan kue yang mengalami proses pemanggangan, alkohol dari rhum tersebut bisa saja menguap. Tetapi rhumnya sendiri masih ada, dengan aroma dan rasa rhum yang memang diinginkan. Dengan demikian rhum dalam kue tersebut masuk dalam kategori haram, meskipun akhirnya alkohol itu bisa saja menguap.

Segala sesuatu yang mengarah kepada yang haram sebaiknya dihindarkan. Rhum dengan aroma dan rasanya yang khas saat ini bisa ditiru dengan bahan-bahan sintetis. Tetapi ingat, bahwa membiasakan diri kita dan anak-anak kita kepada rasa dan aroma minuman keras, membuat kita lebih cenderung dan bisa menikmati aroma dan rasa tersebut. Lama-kelamaan kita menjadi semakin akrab dan menyenagi rasa tersebut dan pada akhirnya ingin juga mencoba yang aslinya. Menghindari kemudhorotan lebih diutamakan dalam Islam. Oleh karena itu penggunaan rhum essen tersebut lebih baik ditinggalkan. Dalam hal ini Komisi Fatwa MUI telah menyatakan haram bagi penggunaan aroma dan rasa haram (seperti rasa babi dan rasa rhum, meskipun tidak ada babi atau rhumnya) serta penggunaan nama-nama haram dalam suatu makanan (seperti mie rasa babi, meskipun tidak ada babinya).[9]

Demikian pembahasan kami mengenai rhum dalam makanan. Semoga Allah memudahkan kita mengkonsumsi yang halal dan menjauhkan kita dari setiap perbuatan yang dilarang.

Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal (Alumni Teknik Kimia UGM 2002-2007)

Artikel http://rumaysho.com

Diselesaikan di Panggang-Gunung Kidul, 13 Shofar 1431 H

 


[1] Sumber bacaan: http://id.wikipedia.org/wiki/Rum

[2] Lihat http://www.republika.co.id/node/16114

[3] Lihat http://www.republika.co.id/berita/21233/Mengenal_Minuman_Beralkohol

[4] HR. Muslim no. 2003

[5] HR. Bukhari no. 5586 dan Muslim no. 2001

[6] Sumber: http://www.republika.co.id/node/16114

[7] HR. Abu Daud no. 3681, At Tirmidzi no. 1865,  An Nasa-i no. 5607, Ibnu Majah no. 3393. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Ghoyatul Marom 58.

[8]Fatawa Al Lajnah Ad Da-imah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’, Soal pertama dari Fatwa no. 20339, 22/150, Darul Ifta’.

[9] Sumber: http://rol.republika.co.id/berita/20644/Minuman_Keras_dalam_Cokelat

 

Jadi sudah jelas bahwa kue sus dan tart-tart lezat di atas bisa jadi HARAM karena tercampur rhum di atas. Sangat disayangkan, ya? Padahal kue-kue di atas sudah menjadi hal yang lumrah dan dikonsumsi dengan bebas di masyarakat. Harganya pun dapat terjangkau kantong berbagai kalangan dan tersedia di begitu banyak tempat.

Aku pun sangat kaget ketika mengetahuinya, bahkan ada sedikit keraguan sebelumnya, “jangan-jangan itu berlebihan?” Tapi setelah baca-baca lagi, ternyata benar kue-kue tersebut condong ke haram. Sedih banget, deh, padahal aku penggemar sus dan black forest sejati 😥

Eits… tunggu dulu! Ini bukan akhir dunia bagi penggemar sus dan tart karena ternyata ada solusinya! Apa dong solusinya?

 

1. Bikin Kue Sendiri

Dengan bikin sendiri, maka kita bisa menghilangkan kandungan rhum dalam kue tersebut. Ada banyak kok resep di internet untuk bikin kue sus dan tart, termasuk black forest, tanpa rhum! Dengan bikin sendiri, selain lebih higienis dan murah, juga terjamin kehalalannya. Jadi, kita masih bisa menikmati kue-kue lezat favorit seperti sus dan tart tanpa takut dosa!

 

2. Beli di toko langganan yang sudah terjamin kehalalannya / mendapat sertifikat halal MUI

Bisa banget tuh kalau kebetulan tahu ada toko kue yang sudah dapat sertifikat halal MUI (bukan sekedar tempel, ya) atau kita tahu bahwa toko itu tidak menggunakan rhum untuk kue-kuenya. Atau mungkin kita kenal dengan pemilik/karyawannya jadi tahu seperti apa proses dan bahannya. Jangan terpengaruh nama besar ya, karena kadang bakery besar pun belum dapat sertifikat halal MUI. Contohnya :

 

LPPOM: Breadtalk Pernah Miliki Sertifikat Halal Tapi Tak Diperpanjang

Breadtalk pernah memiliki sertifikat halal namun tak diperpanjang karena tak memenuhi Sistem Jaminan Halal

LPPOM: Breadtalk Pernah Miliki Sertifikat Halal Tapi Tak Diperpanjang

Hidayatullah.com–Sehubungan dengan banyaknya pertanyaan masyarakat, wartawan dan penggiat komunitas halal perihal kehalalan sejumlah merek produk, di antaranya Breadtalk, Hoka-Hoka Bento dan Bir Bintang.

Dalam pernyataan resminya yang ditulis dalam laman lppomui.org, LPPOM MUI menyampaikan penjelasan sebagai berikut:

Pertama, berita tersebut adalah berita lama yang sengaja disebarkan kembali oleh pihak-pihak tertentu dengan maksud tertentu. Dalam berita dikutip keterangan Din Syamsuddin sebagai Sekretaris Umum MUI, padahal jabatan beliau saat ini adalah Ketua Umum MUI. Begitu pula nama auditornya, Zein Nasution yang sudah lama tidak aktif di LPPOM MUI.

Kedua, bahwa saat ini, Breadtalk dan Bir Bintang Zero memang tidak memiliki sertifikat halal MUI. Khusus untuk Breadtalk, dulu pernah memiliki sertifikat halal namun tidak diperpanjang karena tidak memenuhi Sistem Jaminan Halal LPPOM MUI. Sedangkan Hoka-Hoka Bento sudah bersertifikat halal dengan no. Sertifikat 00160048830908 yang berlaku sampai tanggal 28 Agustus 2015.

Ketiga, kepada masyarakat luas dihimbau untuk tidak percaya begitu saja atas isu-isu yang beredar, dan melakukan pengecekan kehalalan produk melalui http://www.halalmui.org, SMS Halal ketik Halal (spasi) merek ke 98555 (Telkomsel), maupun melalui scan barcode via Android maupun Blackberry

Sebelumnya beredar di masyarakat tentang kesubhatan produk BreadTalk dan Hoka Hoka Bento yang dimuat laman www.mediajurnal.com.

Belakangan diketahui, berita media tersebut adalah berita lama yang bersumber dari  tempo.co, 08 Maret 2005 berjudul ‘MUI Umumkan BreadTalk dan Hoka Hoka Bento Subhat’.

Setelah ada klarifikasi MUI, pihak mediajurnal akhirnya meminta maaf.

“Dengan postingan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang mungkin tanpa sengaja telah dirugikan atas postingan tersebut, “ tulis mediajurnal.com.*

Rep: Anton R

Editor: Cholis Akbar

 

3. Pesan secara khusus pada penjual kue

Kalau sudah kenal dengan penjualnya atau mungkin dia adalah teman kita sendiri, mungkin bisa saja pesan secara khusus kue sus atau tart yang tidak mengandung rhum.

 

4. Minta bikinkan teman

Kalau ada teman yang jago masak tapi nggak jualan kue, ada baiknya tuh dimanfaatkan buat yang lagi pengen makan kue sus atau tart. Nanti temannya bisa ditraktir atau dibeliin apa gitu sebagai rasa terima kasih.

 

Ya, memang sebagai umat Islam kita harus lebih hati-hati lagi agar segala yang kita lakukan tidak melanggar perintah Allah. Bahkan kue yang kelihatannya sepele pun ternyata bisa mendatangkan dosa kalau kita memilih untuk cuek. So, ayo kita sama-sama menambah pengetahuan tentang Islam agar menjadi generasi muslim yang tidak hanya beriman tapi juga cerdas!

 

Syariat Islam Ditolak, Perlukah Boikot Bali & Mahabharata?

BvNkjrtIUAA7Q71

Sebelumnya, aku sangat ingin pergi ke bali. Saking niatnya, aku sampai browsing berbagai macam tips dan info mengenai liburan ke bali. Bahkan aku juga ikut ngomporin keluargaku untuk liburan ke bali dengan bilang, “Bule aja banyak yang ke bali, masa kita, orang Indonesia, nggak pernah ke bali?”

Pun demikian dengan sinema mahabharata di antv. Sinema yang penuh dengan ajaran hindu itu selalu rutin aku tonton, bahkan tokoh-tokohnya pun kucari infonya di internet. Aku juga sempat menyimak mahadewa yang mengisahkan tentang dewa siwa meskipun keyakinanku sama sekali tidak berubah.

Akan tetapi, kesan baikku akan bali dan kegemaranku akan mahabharata and the likes sirna seketika ketika melihat berita-berita berikut ini. Apa saja? Simak rangkumannya di bawah ini:

 

Aliansi Hindu Bali Tolak Petugas Tol Berkerudung

Aliansi Hindu Bali Tolak Petugas Tol Berkerudung  

DENPASAR – Massa dari aktivis Hindu memprotes kebijakan PT Jasa Marga Bali Tol yang mengeluarkan imbauan agar petugas gerbang Tol Bali Mandara mengenakan kerudung atau peci selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

Berbagai elemen massa dari Cakrawahyu, Yayasan Satu Hati Ngrestiti Bali, Yayasan Jaringan Hindu Nusantara, dan Pusat Koordinasi Hindu Nusantara bergabung dalam Aliansi Hindu Bali.

Mereka menggelar demonstrasi di depan Kantor PT Jasa Marga Bali Tol seraya mendesak agar imbauan itu dicabut, Rabu (16/7/2014).

Beberapa aspirasi disampaikan mereka kepada pihak PT Jasa Marga Bali Tol diwakili Hadi Purnama selaku Manager Operasional dan Manajer PT Lingkar luar Jakarta, Budi Susetyo.

Hasilnya, PT Jasa Marga Bali Tol bersedia mencabut kebijakan itu yang awalnya dimaksudkan untuk toleransi antar umat beragama pada bulan Ramadan.

Tokoh Hindu I Gusti Ngurah Artha menyambut baik itikad PT Jasa Marga Bali Tol yang mau mencabut kebijakannya dan meminta maaf secara tertulis melalui media kepada seluruh masyarakat Bali.

“Kami harapkan toleransi PT Jasa Marga Bali Tol tidak dalam bentuk menggunakan busana arab bagi masyarakat Bali karena itu akan menimbulkan permasalahan,” kata Ngurah Artha, 2014.

Pihaknya mendorong agar sebagai negara yang menganut kebhinekaan, harus tetap mempertahankan keragaman.

“Kami tidak ingin adat dan budaya ditekan, hal-hal seperti itu sangat menekan kami sebagai orang Bali,” tegas Dana aktivis lainnya.

Manager Teknik PT Jasa Marga Bali I Gusti Lanang Bagus W menjelaskan, sebenarnya tidak tidak ada aturan secara tertulis mewajibkan menggunakan kerudung dan peci.

“Itu hanya imbauan saja dan bukan kebijakan PT Jasa Marga Bali Tol. Ini kebijakan PT Lingkarluar Jakarta, tentunya kami tidak membiarkan jika berisiko mengundang permasalahan,” imbuhnya. (kem)

 

Manejemen Smartfren: Kami Tak Ada Maksud Lain

 

Ya ampun, miris baca berita-berita di atas. Sempat mikir juga, bali itu bagian dari Indonesia, bukan? Indonesia mayoritas MUSLIM, bukan? Mereka ingin dihormati, tapi tidak mau menghormati muslim. Toleransi bukan berarti hanya salah satu pihak yang menghormati, tapi pihak yang lain juga harus ikut menghormati.

Kalau mengacu pada prinsip negara Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika, maka seharusnya bisa menerima kalau ada upaya toleransi dengan mengenakan jilbab atau peci di event-event agama Islam. Dari keterangan perusahaan-perusahaan di atas, katanya itu juga cuman imbauan, bukan kewajiban. Namun entah kenapa diplintir seolah-olah itu adalah pemaksaan untuk warga nonmuslim. Simak:

 

HYPERMART, HOKA BENTO, SMARTFREN DAN TAMAN NUSA MINTA MAAF KE UMAT

 

WEDAKARNA KECAM PEMAKSAAN JILBAB & PECI KE KARYAWAN HINDU

 

Ternyata tidak hanya Jasamarga Bali Tol yang awalnya memiliki kebijakan menggunakan pakaian Muslim terhadap para karyawannya ( termasuk karyawan yang beragama Hindu ) dibulan Ramadhan dan Lebaran lalu, ternyata masih banyak perusahaan di Bali yang memiliki kebijakan serupa. Dan hal ini megundang keprihatinan dari Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ( President The Hindu Center Of Indonesia ) yang menganggap bahwa kebijakan memakaian pakaian Muslim yakni Jilbab, kerudung dan peci bagi pelaku indusri di Bali mencerminkan tidak adanya penghormatan terhadap citra Bali sebagai Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura, apalagi dalam prakteknya, dilapangan banyak perusahaan yang mewajibkan karyawan beragama non-Muslim untuk memakai pakaian kearab – araban. ”Saya ingin membela rakyat saya yang beragama Hindu, bahwa tidak baik memaksaan citra kearab – araban pada perusahaan di Bali. Semua investor harus mengakui, bahwa turis itu datang ke Bali adalah untuk melihat pura, melihat orang Hindu Bali berupacara dan kagum dengan Pulau Dewata. Dan banyak perusahaan di Bali ini mendapatkan keuntungan karena budaya Hindu Bali, tapi saya prihatin sekali banyak perusahan industri di Bali yang tidak komit menciptakan rasa nyaman pada masyarakat Bali dan cenderung bermain – main pada isu SARA. Dan saya minta kedepan harus tegas bahwa tidak boleh ada kebijakan yang mendegradasi budaya Hindu Bali baik didunia industri dan pariwisata di Bali.”ungkap Dr. Wedakarna disela – sela bertemu dengan sejumlah relawan di Canggu.

Iapun mengkritik umat Hindu yang berada diperusahaan – perusahaan yang mau begitu saja menerima kebijakan yang tidak sesuai dengan kata hati. ”Saya harap,para pekerja Hindu agar tegas menolak dan berani memberi masukan yang benar pada atasannya jika dipaksa menggunakan pakaian agama lain. Kenapa masalah ini terus terjadi ? Karena mental pekerja Hindu kurang bisa beragumen dan cenderung cari selamat. Saya ingatkan, gerakan Syariah dan Misionaris ini akan masuk keranah kehidupan orang Bali jika orang Hindu yang lalai. Maka dari itu, kedepan harus ada revolusi mental terhadap anak – anak kita yang bekerja diperusahaan- perusahaan dan kita akan amati terus. ”ungkap Dr. Wedakarna. Dalam press confrence di Denpasar pada (3/8) kemarin, The Hindu Center Of Indonesia menyampaikan bahwa ada sejumlah perusahaan yang telah meminta maaf dan mencabut kebijakan pakaian Muslim untuk pekerjanya yakni Jasa Marga Bali Tol, Hypermart Kuta, Hoka – Hoka Bento Denpasar, Smartfren Denpasar dan Taman Nusa Gianyar. ”Saya apresiasi pada perusahaan yang sudah meminta maaf. Tahun depan kita akan lebih awasi secara besar – besaran terhadap perusahaan di Bali yang mencoba untuk memaksakan karyawan Hindu memakai pakaian agama lain. Saya akan libatkan desa pekraman untuk mengawasi. Tentu saya membutuhkan laporan dari umat Hindu sebagai mayoritas di Bali. Jika perlu kita boikot perusahaan – perusahaan yang tidak komit terhadap citra pulau Dewata. Kita belajar dari kejadian tahun ini.”ungkap Dr. Wedakarna yang juga Senator RI Terpilih dengan suara terbanyak di Bali ini.

 

Waduh, fitnahkah? Kalau ya, keterlaluan sekali. Sampai mau boikot segala. I got news for you : muslim yang 200 juta ini juga bisa lo boikot hal-hal yang tidak menguntungkan Islam. Kampanye boikot zionis terhitung lumayan berhasil. Gimana kalau diterapkan ke bali, ya? Nah, lo!

Dari sini bisa dilihat adanya kejomplangan yang nyata di negara ini. Kalau agama minoritas yang merasa didzalimi, semua pada teriak-teriak tentang HAM, SARA, dll. Lah, sekarang giliran Islam yang diginiin, mana suaranya? Ini juga termasuk pelanggaran HAM dan SARA! Ini juga termasuk mencederai kebhinnekaan Indonesia! Mana tuh pegiat HAM, anggota organisasi lintas agama, dan media-media mainstream yang gencar banget membahas ISIS baru-baru ini? Pada tiarap ya karena kali ini bukan Islam yang jadi bahan diskusi? Ketauan deh agendanya! 😀 Makanya aku nggak lagi merujuk pada media-media mainstream sebagai sumber informasi utama, sebagaimana yang kusebutkan di sini.  Hanya media-media Islam aja yang jadi sumber informasiku karena pemberitaannya lebih adil terhadap Islam. Selain itu, sebagian besar media mainstream dimiliki nonmuslim jadi wajar saja jika isi beritanya nggak banget.

Anyway, di atas juga disebutkan bahwa di bali ada yang menolak ekonomi syariah dengan alasan “anti Pancasila”. Hei, lihat dulu ini!

 

Canangkan GRES, SBY harap Indonesia Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Syariah

Hidayatullah.com– Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap gerakan ekonomi syariah mampu mendorong misi Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Demikian disampaikan SBY saat mencanangkan “Gerakan Ekonomi Syariah” (GRES) di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta

“Indonesia berpotensi menjadi pusat ekonomi syariah dunia,” kata Presiden SBY, Ahad (17/11/2013).

Dalam sambutannya, SBY berharap sistem eknomi syariah berkembang di berbagai sektor mulai dari perdagangan, perbankan, asuransi dan lainnya.

SBY Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan kembali komitmen untuk menjadikan sistem perekonomian syariah sebagai agenda nasional mengingat sistem itu mampu bertahan dari gejolak ekonomi dunia.

“Ekonomi ini (syariah) tidak mudah menjadi gelembung atau yang kita kenal sebagai bubble economy,” kata SBY dikutip Antara.

Menurut SBY, sistem ekonomi syariah menghindarkan pembiayaan yang bersifat spekulatif atau eksploitasi pasar keuangan, lingkungan hidup dan sosial, hanya demi keuntungan ekonomi pemilik modal.

Melalui sistem bagi hasil, tambah SBY, ekonomi syariah menghilangkan jarak antara sektor keuangan dan sektor riil.

“Dengan kata lain, perkembangan sektor keuangan merupakan cerminan kemajuan sektor riil,” katanya.

Acara pencanangan yang dihadiri Ibu Ani Yudhoyono, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Agama Suryadharma Ali, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

SBY menilai sistem ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang harus diperkuat di Indonesia. Pasalnya, saat perekonomian dunia mengalami gejolak, ekonomi syariah terbukti mampu bertahan.

“Saya menyambut baik GRES, untuk meningkatkan akselerasi masyarakat pada ekonomi syariah … mari kita perkuat ekonomi domestik, mari kita bangun sistem dan budaya … ekonomi nenek moyang kita,” ajak SBY sebelum menekan sirine tanda pencanangan GRES.

Peran Ekonomi Syariah Makin Meningkat

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, saat ini ekonomi syariah berkembang cukup baik melampaui bank konvensional. Namun peran ekonomi syariah harus lebih ditingkatkan di berbagai sektor mulai dari perdagangan, perbankan, asuransi dan lainnya.

“Perannya harus ditingkatkan baik dalam asuransi dan perbankan, selain itu tingkat  kepercayaan masyarakat masih harus ditingkatkan,” kata Menag Suryadharma Ali di sela-sela pencanangan Gerakan Ekonomi Syariah (GRES).

Menag mengakui, akhir-akhir ini ekonomi syariah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Namun kemampuan ekonomi syariah untuk menjangkau lapisan masyarakat masih jauh di bawah bank konvensional.

“Harus terus digalakkan adanya kesadaran menggunakan ekonomi syariah,” ujar Menag.

Mengenai pemanfaatan ekonomi syariah oleh Kementerian Agama, Menag mengungkapkan, pihaknya telah menggunakan syariah untuk bank-bank penerima setoran haji, zakat dan wakaf.

“Saat pertama jadi Menteri Agama uang haji di sukuk Rp 2,7 trilyun, sekarang Rp 35 trilyun,” terang Menag.

Mengenai pengalihan uang haji dari bank konvensional ke bank syariah, Mernag mengatakan, ada proses pemindahan secara bertahap, dan tidak bisa serta merta. Selain itu pihaknya memperhatikan prinsip atau asas prudential atau kehati-hatian.

“Kita harus memperhatikan kondisi bank syariah, padahal  masyarakat Indonesia terpencar di ribuan pulau banyak yang terpencil dan belum terjangkau bank syadiriah,” terang Menag.*

Rep: Panji Islam

Editor: Cholis Akbar

 

Lihat, tuh, Presiden SBY saja meresmikan GRES alias Gerakan Ekonomi Syariah yang berlaku secara nasional. Berarti Presiden SBY anti Pancasila, dong? Yang Pancasilais hanya orang bali aja, ya? Hahahahaha…

Kalau menurutku sih mungkin bank dan hotel Syariah serta sertifikasi halal di Bali dibangun untuk memfasilitasi muslim yang sedang liburan ke bali. Bukan hanya muslim Indonesia aja, tapi muslim seluruh dunia yang ingin liburan ke bali. Jangan salah, muslim yang bisa jadi pangsa pasar wisata bali sangat besar. Indonesia saja punya 200 juta muslim, belum lagi muslim dunia yang jumlahnya 1,5 milyar lebih. Tapi kalo tidak berkenaan dengan kehadiran muslim, ya, sekalian saja pasang banner “maaf, kami tidak terima muslim di wilayah ini”. Jadi kami yang muslim ini juga bisa pasang banner di seluruh pulau di Indonesia yang mayoritasnya muslim dengan tulisan, “maaf, selain muslim, dilarang menginjakkan kaki di sini.” Deal? 😀

Muslim di Indonesia ini sudah sangat toleran, lo, jadi jangan membangunkan naga yang sedang tidur. Di negeri mayoritas muslim ini, nyepi jadi hari libur nasional, padahal di india, amerika, atau negara lain yang bukan mayoritas muslim, nyaris tidak ada yang memberikan libur untuk hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Orang hindu bebas berbisnis di Jawa, Sumatera, dan wilayah mayoritas muslim. Tayangan mahabharata, mahadewa, dan film-film india lainnya yang penuh dewa-dewa juga bisa bebas lalu-lalang di TV mayoritas muslim. Kenapa giliran kami yang ingin berkarya, justru dibatasi? Jumlah kami 50 kali lipat lebih besar dari bali so jangan menyudutkan mentang-mentang jadi mayoritas di satu pulau. Bali juga salah satu provinsi Indonesia! Setahuku, sampai saat postingan ini ditulis, nggak ada wilayah khusus dimana ekonomi syariah dilarang. Jadi tidak ada alasan menolak ekonomi syariah hanya karena isu SARA seperti ini.

Kalau memang tidak bisa menerima unsur-unsur Islam, jadi muslim juga berhak dong mencoret nyepi dari daftar hari libur nasional, memblokir tayangan mahabharata/mahadewa/film-film india/sinetron buatan sineas india di TV nasional, juga melarang semua bisnis masyarakat bali dan hindu di tanah Jawa dan pulau-pulau lain yang mayoritas muslim. Gimana?

Menurutku pemerintah pusat perlu turun tangan dalam hal ini, seperti kasus penolakan jilbab di sekolah bali waktu itu.  Kami, umat Islam, bisa menghormati umat beragama lain, jadi kami mengharapkan umat beragama lain pun bisa menghormati kami, baik dalam ekonomi maupun cara hidup kami yang berbasis syariat Islam.

Berikut endorsement dari MUI:

 

Ketua MUI Bogor Kecam Pernyataan Tokoh Bali yang Menolak Bank Syariah

Ustaz Iyus Khaerunnas

– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor bidang kerukunan umat beragama Ustaz Iyus Khaerunnas mengecam pernyataan anggota DPD Bali terpilih Arya Wedakarna yang menolak ekonomi syariah dan moratorium bank syariah di Bali. Pernyataan Arya dianggap provokasi dan merusak kerukunan beragama.

“Sangat disayangkan, di negara Pancasila masih saja ada kasus yang melarang bidang-bidang yang berlandaskan Islam. Sebelumnya mereka juga melarang simbol-simbol Islam seperti jilbab dan melarang pemakaian peci oleh petugas jalan tol saat momen ramadhan kemarin. Ini duri kecil tapi sangat mengganggu,” ujar Ustaz Iyus kepada Suara Islam Online, Senin (11/7/2014).

Menurutnya, kerukunan yang sudah berjalan dengan semangat 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI terjaga dengan baik karena posisi umat Islam mayoritas. “Tetapi lihat di negara lain, jika posisi umat Islam minoritas maka yang terjadi keadaan seperti di Rohingya, Xinjiang dan lain-lain. Disana umat Islam dilarang puasa, shalat berjamaah, bahkan mereka dibunuhi karena sebagai muslim,” kata Ustaz Iyus.

Sebelumnya, Arya Wedakarna, dalam laman facebooknya menulis status yang menyatakan penolakannya terjadap perbankan syariah di Bali.

“Aliansi Hindu Muda Indonesia dan Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) hari ini berdemonstrasi di depan Kantor Bank Indonesia Denpasar untuk moratorium/stop izin Bank Syariah di pulau seribu pura. Bersuaralah anak anak muda Hindu. Pertahankan ekonomi Pancasila ! Lanjutkan !!!”, tulis President World Hindu Youth Organisation (WHYO) itu.

Selain menolak bank syariah, ia juga pernah menuduh orang-orang Islam sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) di Bali dan melalui merekalah virus HIV/AIDS disebarkan untuk menghancurkan generasi muda Hindu Bali.

red: adhila

 

Sebelumnya, bali juga tidak mengindahkan aspirasi umat Islam yang tidak setuju dengan miss world.

 

Aliansi Hindu Muda Bali Siap Perang Dengan Ormas Penentang Kontes Miss World

 

DENPASAR (gemaislam) – Kontes Miss World yang akan digelar dalam beberapa hari lagi mendapat penolakan keras dari berbagai Ormas Islam. Karena ajang tersebut adalah umbar aurat dan maksiat serta tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia.

Ditengah maraknya protes dan penolakan Umat Islam terhadap acara tersebut, Aliansi Hindu Muda Bali mengibarkan dukungan untuk acara itu.

Sekitar 100 orang anggota Aliansi Hindu Muda Indonesia Bali menggelar aksi unjukrasa di Lapangan Puputan Badung atau didepan Kantor Walikota Denpasar, Bali. Sebagai bentuk dukungan bagi penyelenggaraan Miss World di Bali, ratusan demonstran membawa poster dan spanduk kecaman terhadap Ormas Islam di Indonesia yang anti Pancasila dan hendak mengganggu keamanan Bali.

Koordinator Aliansi Hindu Muda Indonesia Bali I Gede Mas Megantara mengklaim jika penolakan yang dilakukan MUI dan juga FPI terhadap kontes Miss Word di Bali sangat tidak beralasan. “Kontes Miss World itu bukan pamer aurat atau porno aksi. Panitia sudah berjanji bahwa tidak ada itu istilah bikini. Mereka tetap akan mengikuti adat dan budaya Bali. Jadi tidak ada yang perlu dipersoalkan dalam kontes Miss World itu sendiri,” ujar Megantara, di Denpasar, Senin (2/9), seperti dilansir beritabali.

Selain berorasi, para demonstran juga membagi-bagikan selebaran yang berisikan tentang 5 butir sikap dari Aliansi Hindu Muda Indonesia Bali kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Kantor Walikota Denpasar.

“Urus saja moralmu sendiri, Bali tidak ikut campur urusan MUI. MUI jangan ikut-ikutan urus Bali, ini wilayah adat Hindu bung, Miss World itu ada di Bali. Usir Ormas agama pengganggu di Bali. Kami menolak MUI ikut campur dalam urusan Bali. Warga Bali siap hadapi Ormas Islam anti Pancasila yang mengganggu keamanan Bali,” tantangnya.

Aliansi Hindu Muda Bali, menurut Megantara siap melakukan apa saja, bila ada Ormas yang ingin mengganggu Bali. Baginya, dengan kontes tersebut, Bali akan terpromosi secara gratis baik produk pariwisata, adat serta kebudayaan Bali akan semakin dikenal dunia. “Kita dapat promosi gratis. Dampak positifnya sangat besar, keuntungan secara ekonomi juga luar biasa,” tegasnya. (bms)

 

Kalau ormas di bali merasa berhak menjaga adatnya, berarti kami, muslim, juga berhak mempertahankan syariat Islam!  Jangan hanya menuntut untuk dihargai, namun tidak mau menghargai yang lain. Toleransi berat sebelah macam itu jelas tidak adil!

Padahal kalau sedang berada di wilayah mayoritas muslim, sering sekali melantunkan semboyan-semboyan bhinneka tunggal ika, toleransi, dan anti diskriminasi. Tapi coba lihat ini!

 

BvC55ghCcAEa_tf

 

Mana tuh toleransi, kebhinnekaan, dan anti diskriminasi yang selama ini sering dilantunkan itu? Kenapa taringnya jadi tumpul di depan umat Islam? Muslim Indonesia juga memiliki hak yang sama untuk menuntut kebhinnekaan, toleransi, dan perlakuan yang tidak diskriminatif! Jangan muslim aja dong yang diharuskan untuk toleran, umat beragama lain juga wajib toleran! Dalam konsep Bhinneka Tunggal Ika juga tidak ada pengecualian terhadap agama tertentu. Jadi semua yang pada koar-koar tentang HAM, SARA, toleransi, kebhinnekaan, dan anti diskriminasi HANYA pada saat yang merasa didzalimi adalah nonmuslim, seyogyanya bukan pejuang kesetaraan yang sejati! Jangan-jangan pejuang kesetaraan abal-abal itu hanya bersuara jika ada pesanan dari donatur? LOL

Kuharap pemerintah tidak menggunakan double standard dalam menilai urusan SARA seperti ini dan menyelesaikan perkara ini dengan adil. Karena kalau tidak, masyarakat akan turun tangan sendiri menyelesaikannya dan itu bisa menimbulkan konflik.

 

FPI Ultimatum Umat Hindu Bali agar Tidak Zalim terhadap Umat Islam

Jakarta (SI Online) – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mengecam keras tindakan intoleran sejumlah warga Bali yang baru-baru ini melarang pemakaian jilbab dan menolak keberadaan Bank Syariah di Bali. Ia menghimbau kepada Gubernur Bali, Kapolda Bali, dan aparat yang menguasai wilayah Bali untuk segera melakukan tindakan-tindakan konkrit, jangan sampai ada umat Islam yang dizalimi disana.

“Kami ingatkan umat Hindu di Indonesia, selama ini kami umat Islam tidak pernah mengganggu kalian, kami tidak pernah usil kepada kalian. Kalian bertransmigrasi ke Kalimantan, ke Sumatera, ke Sulawesi, kemana-mana ke perkampungan muslim, tidak ada umat Islam yang mengganggu kalian. Bahkan petani-petani Hindu yang ada di Mesuji ketika dizalimi oleh para pengusaha, FPI yang membantu susah payah sampai mereka mendapatkan tanahnya kembali,” kata Habib Rizieq saat acara Milad FPI ke 16 di Petamburan Jakarta, Ahad (17/8/2014).

Umat Islam, kata Habib Rizieq, sangat menghormati perbedaan pendapat maupun agama. Umat Islam juga tidak pernah mengusik umat beragama manapun, sepanjang mereka tidak usil kepada umat Islam.

“Tapi hati-hati, jika umat Hindu di Bali coba-coba kurang ajar terhadap umat Islam, jangan salahkan umat islam jika nanti melakukan pembalasan,” tegas Habib Rizieq.

Imam Besar FPI ini juga memperingatkan agar umat Hindu bisa menghargai perbedaan antar umat beragama.

“Jangan kalian sombong, jangan kalian sok jago, sok berani. Kalau kalian ganggu umat Islam, jangan salahkan kalau besok umat Islam ramai-ramai berjihad ke Bali untuk membela umat Islam disana,” pungkasnya.

 

Tapi rupanya ada juga solusi damai untuk masalah ini selain bentrokan. Simak:

 

Yang Melarang Menggunakan Kerudung dan Pendirian Bank Syariah Bisa di Meja Hijaukan

Yang Melarang Menggunakan Kerudung dan Pendirian Bank Syariah Bisa di Meja Hijaukan

BANDUNG (voa-islam.com) – Persoalan larangan pemakaian kerudung dan Bank Syari’ah di Bali merupakan persoalan klasik yang selalu terulang bila umat Islam menjadi minoritas di suatu daerah. Menurut hemat kami, larangan penggunaan simbol-simbol Islam di pulau Bali ataupun di daerah lain di Nusantara ini adalah pelanggaran konstitusi negara yang telah jelas tertuang dalam Undang-undang Dasar 45 Pasal 29 ayat 1 dan 2. Hal ini dikatakan oleh Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Persis Jawa Barat Ustadz Syarif Hidayat, M.Pdi

“Sehingga persoalan ini bisa di meja hijaukan sebenarnya,” katanya kepada voa-islam.com, menanggapi penolakan dan pelarangan  menggunakan kerudung bagi karyawan umat Islam di Bali oleh penganut Hindu, pada Selasa (19/08) melalui surat elektronik.

Namun, Ustadz Syarif melanjutkan, di balik keprihatinan kita terhadap umat Hindu yang telah merusak norma atau konstitusi negara tersebut adalah fakta yang sangat jelas betapa umat non muslim adalah umat yang sangat tidak toleran bila mereka menjadi mayoritas.

“Untuk itu, amat heran jika ada sebagian kalangan petinggi negeri ini yang selalu memojokkan umat Islam berkenaan dengan sikap tegas mereka terhadap umat lain, semisal larangan umat Islam untuk tidak mengucapkan Selamat Natal kepada umat Nashrani, sering dianggap intoleransi. Padahal yang jelas-jelas intoleransi mah adalah sikap arogan umat Hindu di atas.” paparnya.

Ustadz Syarif juga menyatakan lantas kenapa sebagian kalangan yang selalu mendengung-dengungkan pembela HAM (Hak Asasi Manusia) dalam hal ini nyaris tidak terdengar suaranya, amat berbeda jika “korban” ketidakadilan versi mereka itu umat non-muslim.

“Jadi, mari kita bela hak-hak keagamaan Umat Islam di daerah manapun di negeri ini yang ingin melaksanakan keyakinan Agama (Islam) mereka dalam beribadah dan bermu’amalah dengan menyatupadukan tali ukhuwah islamiyyah kita semua,” ajak pria yang menjadi guru di SMK ini.

“(Maaf) kepada (kelompok dan penganut – red.) Islam liberal dan (pengidap) Islamopobhia sebaiknya Anda diam bila tidak memberikan solusi terbaik bagi ketenteraman dan kenyamanan kami dalam menjalankan Syari’at Islam se-kaffah-kaffahnya di negeri ini,” pungkasnya.

[syahid/voa-islam.com]

 

Namun bukan berarti pemerintah boleh lepas tangan karena meskipun ada kemungkinan untuk selesai secara damai, bisa saja terjadi bentrokan antar massa di luar. Karenanya intervensi pemerintah sangat diperlukan sebelum pecah konflik.

So, ayo pemerintah! Galakkan lagi Bhinneka Tunggal Ika di seluruh Indonesia! 😉

 

BOIKOT!

Merasa perlu melakukan sesuatu untuk hal ini, maka aku memutuskan untuk melakukan boikot terhadap hal-hal berikut:

 

1. Bali

petabali

 

Sebagai dampak dari intoleransi bali terhadap syariat Islam, aku memutuskan untuk memboikot bali dari daftar destinasi liburanku sampai mereka mau menghargai kepentingan umat Islam di sana. Lagian masih banyak destinasi wisata lain yang tidak kalah indah dan juga lebih muslim-friendly.

 

2. Mahabharata/Mahadewa/Sinema buatan sineas asal India/Sinema Bersetting Bali&Hindu

10013542_537305369715668_969316326_n

 

Nggak ada lagi mahabharata atau mahadewa dalam daftar sinema yang kutonton di TV. Film-film india juga termasuk, meskipun dibintangi shahrukh khan, amir khan, atau salman khan. Begitu juga film/sinetron/FTV/aneka karya lain buatan sineas india di Indonesia seperti ram punjabi (multivision plus), jamu punjabi (MD films), gopi samtani (rapi films), ram soraya (soraya films), dsb. Juga sinema yang bersetting atau bernuansa bali/hindu misalnya FTV, memories in bali, saranghae I love you, atau eat, pray & love dan yang lain. Kan banyak tuh FTV yang bernuansa bali. Bahkan ada satu PH yang spesialis bikin FTV dengan setting bali, hanya saja aku lupa namanya. So, lain kali kalau aku nemuin FTV bersetting bali lagi, bakal langsung ubah saluran.  Termasuk sinema mahabharata yang dibuat Indonesia oleh trans tv. No more!

 

3. Hypermart, Hoka – Hoka Bento, Smartfren, dan Taman Nusa Gianyar

th

Ini karena perusahaan-perusahaan tersebut tidak mendukung pelaksanaan syariat Islam sepenuhnya. Seharusnya cukup dijelaskan bahwa mengenakan jilbab/peci di bulan Ramadhan sampai Idul Fitri bagi pegawainya bukan pemaksaan, tapi hanya imbauan saja. Dengan begitu, nggak ada alasan lagi untuk menghentikannya karena tidak ada yang dirugikan sebenarnya. Yang mau pakai silakan, yang enggak juga silakan, bukankah begitu? Dengan demikian, akan nampak lebih toleran jika karyawan di bali pada bulan puasa, atas keinginan sendiri atau memang yang muslim, menyambut pelanggan dengan busana Islami.

Akan tetapi, yang terjadi adalah perusahaan-perusahaan tersebut meminta maaf dan mencabut imbauan penggunaan atribut Islami dengan alasan karena tidak ingin mengganggu budaya bali. Entah sadar atau tidak, pada saat bersamaan, mereka juga menafikan adanya umat mayoritas di Indonesia yang juga butuh dimengerti dan dihormati. Karenanya, silakan cari pelanggan lain karena sebagai muslim, aku merasa tersinggung dengan dicabutnya imbauan yang sebenarnya bertujuan menegakkan toleransi antar umat beragama tersebut.

 

4. Niluh Djelantik

P9204231

Ini adalah merk sepatu asal bali. Say goodbye to my shopping list! 😉

 

5. Grup Santrian

HHRMA BALI puri-santrian-logo

Grup asal bali ini mengelola jaringan perhotelan (puri santrian – griya santrian – royal santrian – south lombok resort) – resto (arena sport café – mezzanine – the village) – transportasi (sekar menuh) – rafting dan seawalker. Don’t wanna go there. Ever.

 

6. Baju, Aksesoris, Makanan, Sarung, Ukiran, Tarian, Acara atau Apapun yang Khas Bali

bali-wholesale-sarong-pareo

Kali aja ada yang jual barang atau menyelenggarkan acara khas bali dekat rumah, jadi aku akan berhati-hati biar tidak sampai membeli atau berpartisipasi di dalamnya. Nggak ada lagi deh sarung bali, ayam betutu, ukiran, lukisan, gelang-gelang, or anything related to it. Toleran dulu dong dengan kepentingan umat Islam, biar aku juga nanti toleran.

 

7. Kaos Joger

IMG01727-20130407-1119_zps47abe62b

Ini adalah kaos asli bali yang memiliki toko sendiri di sana. Dulu kaos jenis ini adalah favoritku, tapi sekarang sudah nggak lagi. Langsung masuk daftar boikot! Lagian kaos jenis ini sudah banyak di pasaran dengan merek yang berbeda 😀

 

8. Coco Group

cocogroup-logo

Ini adalah sebuah grup milik orang bali yang mencakup coco supermarket, cocomart, pusat oleh-oleh sunset bali, coco hotel, coco gourmet,coco roti (bread pastry), coco cafe, dan 9ninemart. Masuk daftar boikot!

 

8. Bali Alus

848458_balialus1

Dari namanya, udah keliatan kalau produk kecantikan ini dari bali. Masih banyak produk sejenis, jadi nggak masalah meski dicoret dari list 😀

 

9. Burger Edam

Edam-Burger-Logo

Suprisingly ternyata punya orang bali, burger edam kini harus masuk daftar list boikotku.Tenang, lumpia masih enak, kok! 😀

 

10.  Artis asal Bali

Yup, artis-artis asal bali juga masuk daftar boikotku. Produk, film, FTV, sinetron, acara, lagu, dll yang mereka bawakan juga akan turut masuk daftar blacklist meskipun bukan sepenuhnya balinese karena kuanggap turut mendukung  mereka. Ini dia daftar artis asal bali :

 

11. Grup Waka

 

Kelompok usaha grup ini adalah waka land cruise – waka ume – waka nusa – waka maya – waka gangga – waka shorea – waka abian – waka namya – waka barong – hotel oberoi bali – hotel oberoi lombok – waka dive – konsultan manajemen – biro arsitektur – transportasi (dian taksi – rental mobil – kapal penumpang wisata) – periklanan (matamera advertising) – hotel di manado – hotel di bintan. Akan berhati-hati kalau ke hotel, deh.

 

12.  Kelompok Media Bali Post

Yang masuk daftar boikotku berikutnya adalah kelompok media bali post dengan basis operasional bali dan mataram. Kini juga merambah jakarta, jogja, bandung, semarang, palembang, dan aceh-. Bidang usaha koran (bali post, denpost, bisnis bali, suara ntb, dan prima), tabloid (tokoh, bali travel news, wiyata mandala, dan lintang), radio (swara widya besakih, global kinijani, genta bali, singaraja fm), tv (bali tv,  jogja tv, semarang tv, bandung tv, palembang tv, dan aceh tv-).

 

13. Grup Kusemas

Ini adalah kelompok usaha kusemas : kusemas bali hotel – vila – resort – pt kusemas citramandiri (pengembang rumah sederhana) – ruko permata anyar – griya tantra trisna – bumi dalung permai – permata nambi – new bumi dalung permai – toko di dalung – rumah mewah – perumahan migas – perumahan perbankan – travel – money changer – kebun kelapa sawit di kalimantan – rumah makan waralaba ayam bulungan – refleksi dan spa – gallery phone shop – bank perkreditan rakyat – minimarket. Juga masuk daftar boikot!

 

14. Hardy’s

PT Hardys Retailindo berbasis operasional di bali dan jatim. Bidang usaha super market yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di bali dan beberapa kota lain seperti Banyuwangi, Jember, dan Mataram. Hardy’s kini bekerja sama dengan PT Ramayana Lestari Sentosa.

Kelompok Usaha hardy’s : pt.hardys retailindo group – hardy’s gatot subroto – hardy’s sesetan – hardy’s tukad pakerisan – hardy’s tabanan – hardy’s sanur – hardy’s gianyar – hardy’s buleleng – hardy’s negara – hardy’s karangasem – hardy’s banyuwangi – hardy’s mataram – hardy’s jember.

Akan mengingatnya deh kalau jalan-jalan ke tempat-tempat tersebut 🙂

 

15. Grup Ganeca

 

Basis operasional di bali dan bandung. Bidang usaha hotel (hotel sol lovina berkapastas 120 kamar, 8 villa, dan satu president suite, serta hotel di nusa dua), printing supplier, dan minuman anggur (indico wine). Kini grup ganeca prima membawahkan 11 anak usaha dan membangun bali trade centre.

Kelompok Usaha Keluarga: hotel sol lovina (hotel sunari lovina) – kelompok pendidikan ganesha – percetakan ganesha – trading company di bandung dan jakarta – perusahan jasa lainnya. Noted!

 

16. Kopi Kupu-Kupu Bola Dunia

Kopi ini diproduksi oleh pt putra bhineka perkasa yang juga memberikan pelatihan tentang kopi dan memiliki usaha lainnya yaitu jazz bar,  grill cafe, juga  kopi bali house.

 

17. PT Krishna Kreasi

 

Bidang usaha produksi dan eksportir garmen, forwarder dengan tiga cabang (ubud, jakarta, dan surabaya), periklanan, perdagangan, jasa gudang, money changer, teknologi informasi, dan agen wisata. Perusahaannya kini berjumlah 12. Akan ingat-ingat kalau suatu saat melamar pekerjaan 😀

 

18. PT. Karya Oles Tokcer

Bidang usaha produksi dan perdagangan obat alternatif, pupuk alternatif, resto, media (dua koran dan tiga radio), klinik pengobatan, dan lembaga penelitian dan pendidikan. Jumlah produk 32 buah mulai dari madu, jamu, gelang penyembuh, pupuk, hingga penghemat bahan bakar kendaraan. Punya 39 kantor cabang pemasaran. Well, akan selalu dicatat pas beli obat-obatan herbal.

 

19. Century 21

Jadwal Film Bioskop 21

 

Mungkin mengejutkan untuk pecinta film atau yang hobi nonton di bioskop tapi alhamdulillah, aku tidak hobi nonton jadi nggak ada masalah boikot yang beginian. Lagian ntar tayang juga filmnya di tipi. Gratis pulak! 😀

 

20. Texmaco

Ini adalah sebuah grup bisnis yang terdiri dari banyak lini usaha, bahkan ada STT texmaco juga rupanya. Nggak pernah bertransaksi dengan grup ini tapi dipastikan tidak akan melamar pekerjaan kesini selama boikot.

 

21. TVS dan Bajaj

 

Produsen kendaraan bermotor tvs mulai aktif beriklan di Indonesia. Sementara itu meskipun lebih sepi publikasi, bajaj, yang juga produsen motor, telah ada websitenya di Indonesia. Meskipun aku lagi butuh motor baru, merknya nanti harus bukan tvs maupun bajaj.

 

22. K.Haloomal & Co dan Luxury 22

 

K. haloomal & co adalah usaha karpet milik ram berwani. Sementara luxury 22 adalah milik jawahar punjabi. Alert! Alert!

 

23. Lembaga Pendidikan

Untuk lembaga pendidikan, di jakarta berdiri gandhi school di pasar baru, khalsa school di medan, nehru school di medan, dan saraswathi school di surabaya. Yayasan pendidikan satya sai baba indonesia juga didirikan tahun 2000. Meskipun sekolahnya ada yang berlabel internasional, tapi tetap saja tidak menghalanginya untuk masuk daftar boikotku. Ntar anakku kumasukkan sekolah Islam saja, deh 😀

 

Daftar ini akan terus kuupdate seiring dengan bertambahnya daftar boikotnya. Meskipun mungkin belum meng-cover semuanya, tapi aku akan berusaha menuliskan sebanyak mungkin. Yang pasti semua bisnis yang terkait dengan bali dan hindu adalah sasarannya. Oya, aku tidak menuliskan bisnis-bisnis yang sepengetahuanku hanya eksis di bali karena dengan nggak ke bali, berarti kan sudah boikot bisnis itu 😉 Yang kutuliskan adalah yang berpotensi ada di luar bali. Silakan bagi yang mau mengoreksi atau menambahkan 🙂

Boikot ini baru akan dihentikan jika bank dan hotel syariah juga semua pebisnis muslim bisa melanjutkan bisnis dengan aman di bali. Juga apabila tidak ada lagi seruan yang cenderung menyudutkan Islam di sana.

Menurutku boikot adalah salah satu cara yang damai untuk memprotes tindakan yang keterlaluan dari suatu entitas. Kalau orang-orang barat bisa boikot bisnis Sultan Brunei hanya karena beliau menegakkan syariat Islam di negaranya (yang padahal tidak berlaku atas mereka juga tidak membunuh siapapun ataupun menimbulkan demonstrasi dan kekacauan), berarti muslim juga bisa dong memboikot entitas yang menolak syariat Islam dan menyusahkan sesama muslim! Gara-gara boikot, zionis sudah mengalami kerugian miliaran dolar, jadi kegiatan ini ternyata bisa juga memberikan dampak signifikan tanpa harus ribut-ribut. Setidaknya mulai dari diri sendiri dulu, siapa tahu selanjutnya yang lain terinspirasi. Paling tidak bisa merasakan kebanggaan saat uang yang sudah didapatkan dengan susah-payah tidak digunakan untuk mendukung mereka-mereka yang membuat susah saudara-saudara sesama muslim. Ya, nggak? Apalagi Rasulullah SAW bersabda:

 

Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling kasih, saling menyayang dan saling cinta adalah seperti sebuah tubuh, jika salah satu anggotanya merasa sakit, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakan sulit tidur dan demam. (Shahih Muslim No.4685)

 

Semoga umat Islam Indonesia selalu mendapat perlindungan dari Allah. Amin.

 

Baca Juga :

Tidak Diminati Bali, Wisata Syariah Justru Eksis  Di Mancanegara

DAFTAR PRODUK PENDUKUNG ZIONIS

Hare Gene Muslim Masih Percaya Media Mainstream?

Suara  Rakyat Yang Mana?

Jakarta Baru Semakin Menjauhi Islam? (Bagian 2)

INILAH AKIBATNYA JIKA NONMUSLIM MENJADI PEMIMPIN MUSLIM!

Jakarta Baru Semakin Menjauhi Islam?

Kaskus Tidak Netral Lagi?

Ada Apa Antara Kaskus dan Islam?

Forum Ini Ternyata Bukan Untuk Muslim!

Play Victim : Cara Baru Melumpuhkan Islam

Ustadz Dipukul Pendeta, Kemana Media Kita?

Perlukah Membenci FPI?

 

Sumber:

http://posbali.com/manejemen-smartfren-kami-tak-ada-maksud-lain/

http://news.okezone.com/read/2014/07/16/340/1013803/aliansi-hindu-bali-tolak-petugas-tol-berkerudung

http://www.suara-islam.com/read/index/11596/Jejak-Permusuhan-Arya-Wedakarna-terhadap-Islam

http://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2013/11/18/7341/canangkan-gres-sby-harap-indonesia-jadi-kekuatan-baru-ekonomi-syariah.html

http://vedakarna.net/hypermart-hoka-bento-smartfren-dan-taman-nusa-minta-maaf-ke-umat/

http://vedakarna.net/tolak-hotel-syariah-di-kuta/

http://www.gemaislam.com/berita/indonesia-news-menuitem/1435-aliansi-hindu-muda-bali-siap-perang-dengan-ormas-penentang-kontes-miss-world

http://www.suara-islam.com/read/index/11602/Ketua-MUI-Bogor-Kecam-Pernyataan-Tokoh-Bali-yang-Menolak-Bank-Syariah

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=333651396789706

http://www.beritabali.com/index.php/page/berita/dps/detail/05/08/2011/Ini-Dia-daftar-Orang-Terkaya-di-Bali/201107020269

http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_tokoh_Bali

http://setabasri01.blogspot.com/2012/05/penyebaran-etnis-india-di-indonesia.html

http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/08/21/32341/yang-melarang-menggunakan-kerudung-dan-pendirian-bank-syariah-bisa-di-meja-hijaukan/

Kecewa dengan Pos: Mulai dari Pos Expres Tidak Tiba Sehari Sampai Adanya”Pungli”

Pos… oh, pos… entah kenapa berurusan denganmu selalu mengeluarkan duit lebih dan pelayanannya mengecewakan.
Dulu waktu kuliah, kadang aku kirim paket pakai pos, dan hampir selalu petugas “membulatkan” biaya pengiriman dengan tidak memberikan kembalian dengan benar. Memang sih jumlahnya hanya ratusan rupiah, tapi jumlahnya bisa besar kalau “ditarik” dari banyak orang perhari. Perbulan bisa dapat lumayan, tuh. Buat makan di resto atau beli susu anak cukup, lah 😀 Alasannya pasti nggak punya kembalian, padahal kan kita bisa jadi punya recehan! Sama saja dengan pungli atau korupsi, kan?
Modus lainnya adalah kadang membuat kita terkena layanan yang tidak seharusnya. Misalnya seharusnya kita dapat paket A, ternyata dapatnya paket B. Sudah dua kali aku mengalaminya baik di kantor pos besar atau kecil. Pernah sekalinya dilabrak tapi mereka nggak mau refund karena barang sudah terlanjur dikirim. Cape deh… -_-
Lalu ekspres yang katanya sampenya sehari, ternyata dua hari baru nyampe dengan alasan bahwa barang yang sampai sehari hanya yang jaraknya dekat dan yang dikirim di kisaran jam 10 pagian. Wat de pak? Kagak ada pemberitahuannya soal itu! Di iklannya atau keterangan di website hanya ada kata-kata “dijamin 1 hari sampai, pasti!” tapi gak ada tanda bintang atau tulisan kecil “syarat&ketentuan berlaku”. Ini kan sama saja dengan penipuan! Gara-gara ini, aku kehilangan kepercayaan dari temenku karena janjinya kirim paket sehari sampai ternyata nyampenya lebih dari itu. Untung belum hilang! Mengecewakan! Nggak bakal lagi deh kirim barang dengan ekspres kalau nggak terpaksa!
Intinya? Memuaskan jauh dari pos. Seumur-umur kirim sesuatu di pos nggak pernah keluar dengan puas dan gembira entah karena “pungli” atau yang lain. Kalau ada alternatif, lebih baik pilih yang lain daripada makan hati mulu!

Tertipu Saat Bekerja Di Jakarta : Saat Gaji Tidak Sesuai Dengan Janji

130023969547961542

Bagi pencari kerja sepertiku, bisa kerja di Jakarta seperti merupakan impian. Tak disangka impian itu terwujud sekitar beberapa bulan yang lalu. Sayangnya, seperti halnya semua mimpi indah, kejadian itu berakhir singkat dan tidak menyenangkan. Dalam kasusku, itu berakhir karena sebuah PENIPUAN.

Semua berawal ketika aku ikut job fair yang diadakan di kampusku. Aku berniat mencari kerja di tempatku tinggal saat itu, yang pastinya bukan di Jakarta. Sebagai pencari kerja yang sudah desperate, aku masukkan saja lamaran ke berbagai perusahaan yang memungkinkanku untuk melamar, termasuk salah satu perusahaan berinisial bmr untuk posisi management trainee/mt.

Keesokan harinya, aku dihubungi pihak bmr untuk interview masih di kawasan job fair. Busyet, cepat amat, batinku. Padahal lamaran-lamaranku yang lain belum ada yang dipanggil. Aku pun datang ke situ tanpa banyak berharap karena sudah puluhan kali gagal dalam interview. Sialnya, aku harus membayar uang masuk lagi karena panitia tidak mau kompromi meski aku sudah bilang ada interview.

Singkat cerita, aku pun diinterview. Seperti interview-interview pada umumnya, aku jawab semua pertanyaan dengan sebaik-baiknya.

Sekitar beberapa minggu kemudian, aku mendapat pemberitahuan bahwa lolos tahap interview di bmr dan diharapkan hadir di sebuah universitas swasta untuk melakukan psikotest. Sama seperti lamaranku pada semua perusahaan, aku datang tanpa banyak berharap.

Sesampainya di sana, ternyata soal psikotestnya ada banyak sekali, belum lagi masih ada tahap wawancara. Aku jalani semuanya dengan sabar dan setelah memakan waktu hampir seharian, semuanya berakhir juga.

Beberapa minggu berlalu dan aku mendapat telepon bahwa lolos tahap psikotest dan diundang ke Jakarta untuk interview, dengan biaya yang seluruhnya dicover oleh perusahaan. Jelas aku cengo karena baru kali ini dalam hidupku ada perusahaan yang mau susah-payah mendatangkanku yang belum pasti diterima ke kantor mereka di luar kota dengan biaya akodomasi yang ditanggung. Biasanya perusahaan yang kulamar, bahkan yang sekelas Garuda Indonesia, meminta pelamarnya menanggung semua biaya akomodasi sendiri.

Aku pun terlonjak gembira, mengira ini adalah perusahaan yang sangat bonafid. Sayangnya harapanku kandas karena diberitahu beberapa saat kemudian kalau aku berangkat naik KERETA API. Padahal ke Jakarta makan waktu yang lama. Biasanya aku ke Jakarta dari sini naik pesawat. Meski perusahaan memilihkan tumpangan kereta api yang kelasnya eksekutif, tapi tetap saja pegal, kan! Namun demi melihat Jakarta, aku mengiyakan saja.

Pada waktu yang ditentukan, aku berangkat ke stasiun. Perusahaan bilang bahwa tiketnya ada di tangan anak laki-laki berinisial t dan ada empat orang yang akan ke Jakarta termasuk aku. Kami berhasil bertemu dan setelah ngobrol sebentar, masuk dan berangkat.

Sesampainya di Jakarta, kami dijemput pak manajer HRD berinisial i. Ia mentraktir kami makan di restoran yang cukup bagus, bahkan memperbolehkan kami memilih menu sendiri. Mungkin untuk menegaskan “kebonafidan” perusahaannya kali, ya.

Sehabis itu, i pergi dan digantikan oleh karyawannya, seorang teknisi IT berinisial h. Kami dibawa ke kosan salah satu karyawan untuk mandi dan mempersiapkan diri  untuk interview dengan naik mobil kijang. Eh, busyet, kamar kost karyawan itu kecil banget dengan kamar mandi yang super sempit pula, belum lagi airnya licin. Inikah kamar kos di Jakarta? Mengenaskan sekali!

Usai mandi, kami dibawa ke kantor bersama h dan satu karyawan tambahan berinisial n yang bekerja di HRD. Awalnya aku menduga kantornya adalah gedung pencakar langit secara mereka bersedia menanggung ongkos akomodasi kami, ealah ternyata kami dibawa ke RUKO. Yap, RUKO, saudara-saudara, RUKO! Aku sempat kecewa karena kupikir tempatnya akan lebih bagus dari ini. Jauh-jauh dijemput ke Jakarta hanya untuk bekerja di sebuah RUKO?

Tapi di dalam mobil si n dan h membrainwash kami untuk “dont judge a book by its cover”, bahwa kantor di ruko itu belum tentu jelek, dll, membuat pandangan burukku tentang ruko jadi sedikit berkurang. Kami pun pasrah saja saat dibawa masuk ke kantornya yang berada di dalam RUKO. Memang ada AC-nya sih tapi bau asap rokok kadang-kadang nyelip, benar-benar mengganggu.

Kami disuruh menunggu di sebuah ruangan. Giliranku belum tiba sampai makan siang. Kami dibawa makan di restoran bebek. Di situ kami tidak boleh pesan minum dan langsung disamaratakan, tidak seperti waktu sarapan sama i.

Setelah itu kami balik ke kantor. Ada seorang anak yang baru datang dari daerah sendirian berinisial n (sebut saja n2 karena sudah ada n sebelumnya kan). Kemudian aku diinterview dua orang kepala bagian dan bisa menjawab dengan baik. Lalu kami semua plus tambahan satu anak baru dibawa ke mall untuk jalan-jalan dan makan-makan sama i dan n.

Di mall itu kami malah sama sekali tidak boleh pilih makanan. Semuanya dipilihkan oleh i dan n. Hmm… kok makin lama “servisnya” makin turun, ya…

Habis itu kami ke hotel untuk tidur. Hotelnya bintang tiga dan cukup bagus. Sekamar diisi dua anak. Rencananya keesokannya kami interview akhir lalu pulang naik kereta.

Semuanya berjalan lancar sampai akhirnya balik ke stasiun untuk menuju ke kotaku. Stasiunnya kali ini di stasiun yang lebih jelek dari waktu datang ke Jakarta dan yang disayangkan, perusahaan tidak memberi kompensasi makan siang meski aku sudah memberitahu seseorang dari pihak HRD mengenai hal ini.

Beberapa minggu kemudian aku ditelepon pak manajer HRD, si i, dan diberitahu bahwa lolos dalam interview dan diterima sebagai mt. Aku akan diboyong ke Jakarta selama tiga bulan untuk pelatihan. Saat kutanya tentang kompensasi, i menjawab dengan sangat menggiurkan tentang gaji dan tunjangan yang banyak jenisnya, yang membuatku makin ingin bekerja ke Jakarta.

Meski harus merayu orangtuaku mati-matian, akhirnya aku boleh kerja di Jakarta. Aku sangat senang karena setelah penantian lama akhirnya bisa juga menunjukkan pada semua orang bahwa aku bisa diterima bekerja di tempat yang bagus. Apalagi kali ini aku diberangkatkan ke Jakarta naik pesawat.

Dengan sumringah aku berangkat ke Jakarta dan diantar cukup banyak orang. Senang sekali rasanya bisa mendapatkan “kemenangan” ini setelah cukup lama menganggur. Aku bisa kerja di Jakarta, euy!

Aku berangkat bersama t karena dua perempuan yang semula bersama kami mengundurkan diri. Sesampainya di Jakarta, kami naik taksi ke hotel yang sudah dibooking perusahaan. Disana n2 sudah menunggu karena dia juga lolos seleksi.

Sayangnya hotel kali ini tidak sebagus hotel sebelumnya. Kamar mandinya bahkan karatan! Sebenarnya saat itu sudah ada tanda-tanda tidak beres yaitu kenapa fasilitas yang kami terima dikurangi sedikit demi sedikit, tapi aku yang sudah terlanjur gelap mata karena bisa kerja di Jakarta tidak mempedulikan itu. Aku juga masih bisa toleran ketika perusahaan tidak memberi kami makan malam sehingga kami terpaksa beli makan sendiri.

Keesokan harinya, lagi-lagi diantar h dan n, dari pagi kami muter-muter sekitar kantor untuk mencari tempat kos. Sampai malam kami hampir tidak mendapat kos, akhirnya terpaksa memilih di antara yang ada. Untunglah aku berhasil sreg sama salah satu kos dan merasa saat itu bahwa nasibku baik.

Keesokannya kami mulai masuk kerja dan isinya perkenalan saja. Pulang kantor, kami yang sudah check out dari hotel diantar ke tempat kos oleh i dan mbak-mbak yang sebelumnya menginterviewku di job fair (lupa namanya). Sayang sekali kamar kos yang kutuju ternyata mendadak pemiliknya tidak bisa dihubungi. Untung aku punya satu tempat kos cadangan, namun sayangnya tempat itu tidak bisa kutinggali sampai besok. Aku merasa tidak enak karena semua temanku sudah dapat tempat kos dan hanya aku yang belum. Akhirnya, kepepet karena merasa bersalah melihat orang-orang yang capek bekerja ini mengantarku yang satu-satunya belum dapat kos dan takut tidak mendapat tempat tinggal malam-malam begini, aku terpaksa memilih kos mahal agar mereka semua bisa cepat pulang.

Mereka tampak gembira sekali saat aku bilang mau kos di tempat itu dan cepat-cepat pergi bahkan sebelum aku turun dari kamarku yang ada di loteng. Aku pikir mereka capek, ternyata aku cek di twitter, mereka makan di restoran TANPA MENGAJAKKU! Aku sudah susah-payah “berkorban” untuk mereka tapi ternyata malah ditinggalkan? Tapi aku masih berusaha sabar.

Besoknya, aku baru tahu bahwa si n2 tidak jadi masuk kosnya karena kemalaman (habis makan di restoran, sih!) I membawanya ke apartemen yang sudah disewa perusahaan bahkan saat mau ke kantor pake dijemput segala. Aku bertanya-tanya dalam hati kenapa waktu itu i tidak memberitahu bahwa ada apartemen sebagai tempat tinggal kalau-kalau tidak dapat tempat kos malam itu. Tahu begitu kan aku tidak perlu panik karena takut tidak dapat tempat menginap dan tidak perlu mengambil kost yang mahal!

Lebih lagi, perusahaan ternyata belum siap melatih ketika kami datang hingga kami wara-wiri di tiap departemen seperti anak hilang. Sepertinya mereka mencari mt tambahan karena dua perempuan yang lolos dari kotaku mengundurkan diri dan untuk sementara kami disuruh melakukan hal-hal yang tidak jelas. Ketidakkompetenan HRD ini jelas membuatku ilfeel.

Saat pulang kantor, aku yang lupa menanyakan alamat kosan ternyata salah naik angkutan dan dibawa entah kemana. Untung sopir angkotnya baik dan mau mengantarku secara gratis asalkan aku tahu dimana kosanku. Karena pak manajer i yang tahu alamat kosan, aku meneleponnya bahkan minta sopir angkot untuk bicara dengannya agar lebih jelas. Sayangnya meski sudah bicara dengan i, tetap saja tidak ada kejelasan dimana kosanku. Dan parahnya, meskipun tahu aku “hilang”, pak manajer i sama sekali tidak melakukan apapun, bahkan dalam satu sesi telepon, entah sengaja atau tidak, teleponnya direject. Bukankah mt adalah tanggungan HRD? Kalau aku hilang gimana coba? Setidaknya telepon balik, kek, dan tanya apa aku baik-baik saja, kalau perlu dijemput. Ini malah cuek banget, belum lagi aku sempat mendengar pak manajer i MENERTAWAKANKU sesaat sebelum mengangkat teleponku. Sangat mengesalkan! Untung berkat pertolongan Allah, aku bisa melacak dimana kosanku dan bisa pulang dengan selamat meski hanya sendirian.

Masalah lain muncul seminggu kemudian ketika aku tahu bahwa tempat kosku di yang berada di jalan howitser ternyata penuh asap rokok karena tanpa sepengetahuanku ternyata itu kos campur dan bapak di sebelahku adalah perokok berat. Karena anti-rokok, aku memutuskan untuk pindah meski hanya seminggu di sana dan ibu kosnya marah sekali. Maklum dia sudah tua dan kristiani. Ohoho. Hati-hatilah kalau cari kosan di jalan howitser, saudara-saudara! Salah satu kosan di sana penuh asap rokok dengan ibu kos yang galak!

Parahnya saat aku bilang mau pindah kos, pihak HRD yang seharusnya mengurusi mt kelihatan tidak peduli. Aku yang notabene masih sangat baru di kota ini dibiarkan saja mencari kos sendiri di “rimba” Jakarta. Untung aku bukan anak manja jadi bisa dapat kos baru meski tanpa bantuan. Salah satu karyawan ada yang menyarankan agar aku pinjam mobil perusahaan untuk pindahan. Aku pun mencobanya tapi ternyata ditolak i, katanya sedang dipakai. Oke, selalu “tidak” untukku. Saat pemilihan pekerjaan pun entah kenapa aku selalu kebagian yang susah. Seperti misalnya t dan n2 yang waktu bagian kerja di lapangan, pulangnya diajak i makan-makan serta nonton bulutangkis sampai malam, sementara pas bagianku justru disuruh pulang naik taksi sambil membawakan barang ke kantor. Shit!

Beberapa minggu kemudian, aku mengetahui bahwa di bulan pertama ini, selaku karyawan baru, aku SAMA SEKALI TIDAK MENDAPAT TUNJANGAN yang semula dijanjikan dan hanya mendapat SEPARUH GAJI POKOK saja, padahal aku masuk SEBULAN PENUH! Kalau dihitung-hitung gaji yang kuterima di bulan pertama jumlahnya hanya sekitar 40% dari paket kompensasi yang dijanjikan, bahkan kurang dari UMR Jakarta 2013 yang sebesar 2,2 juta itu!

Kebijakan penggajian bmr rupanya aneh dan mbulet. Mereka menghitung periode gajian suka-suka mereka. Dengan perhitungan aneh mereka, SEMUA karyawan baru hanya akan dapat gaji paling banyak 40% di awal masuk bahkan bisa jadi TIDAK TERIMA GAJI SAMA SEKALI jika masuk di tanggal tertentu meskipun mereka bekerja SEBULAN PENUH!

Tentu ini tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan i. Sebenarnya janji i sudah mulai kelihatan bullshitnya karena tidak semua tunjangan yang dia janjikan padaku bisa kudapatkan di awal kerja, tapi kupikir dengan gaji wow, itu bisa dikompromi. Ternyata gaji yang wow itu juga harus DIPOTONG! Padahal bulan pertama (saat belum dapat gaji) aku masih pakai duit sendiri, belum lagi bulan berikutnya, saat gaji hanya turun 40%, adalah bulan Ramadhan yang notabene harus mudik sementara harga tiket mudik selangit! Kalau dihitung-hitung bahkan setelah bekerja 3 bulan, pengeluaranku masih lebih besar dari pemasukanku. Apalagi pas tiga bulan itu akan ada evaluasi dan kalau aku dinyatakan tidak kompeten dalam evaluasi lalu dipecat, maka aku akan RUGI sama sekali bekerja di Jakarta.

Bukan itu saja. Yang lebih tidak adil lagi, bmr mau menggaji mt yang baru masuk SAMA dengan kami yang sudah duluan masuk karena takut mereka tidak mau bekerja di sana. Ini sangat tidak adil! Aku pun koar-koar di linkedin untuk bertanya apa solusi dari masalah ini. Ternyata keesokannya aku dipanggil oleh pihak HRD dan “dimarahi” karena menyebarkan masalah perusahaan keluar, padahal aku SAMA SEKALI TIDAK MENYEBUTKAN NAMA! Aku pun tambah dongkol. Tapi berkat protesku, perusahaan akhirnya mau membedakan gaji mt yang baru masuk dan yang masuk duluan.

Kebetulan, itulah saatnya menandatangani kontrak. Setelah banyak berpikir dan shalat istikharah, aku memutuskan untuk KELUAR dari bmr. Aku merasa DITIPU. Gaji dan tunjangannya tidak sesuai dengan yang dikatakan pak manajer i, dan aku merasa “dianaktirikan”, terlebih setelah menulis protes. Jauh-jauh datang ke Jakarta dengan harapan tinggi, ternyata jadinya begini, dibohongi pula! Benar-benar keterlaluan!

Sebagai kompensasi dari kerjaku selama beberapa lama itu, i ingin membayarku dengan tunjangan harian yang hanya senilai beberapa ratus ribu. Aku jelas saja tidak mau! Aku minta sesuai dengan yang tertera di petunjuk teknis HRD dan sesuai dengan lamanya aku bekerja. I menolak awalnya dengan dalih gaji mereka adalah sistem prorate. Aku tidak tahu apa itu prorate karena sebagai anak PNS, aku tahunya hanya sistem gaji biasa dimana sebulan kerja, ya, bulan itu juga kamu terima gaji UTUH. Manajer i mengira aku menggunakan “anak PNS” sebagai ancaman lalu berkata “saya juga anak PNS” sambil memotong sebelum aku selesai bicara. Dasar si bapak ini, makanya dengerin sampai orang selesai ngomong!

Tapi apa iya sistem prorate itu memperbolehkan perusahaan membayar kita yang sudah bekerja sebulan penuh DENGAN TIDAK FULL? Salah satu rekan di linkedin sempat bilang bahwa periode penggajian perusahaan beda-beda dan kalau tidak mendapat gaji full pada bulan pertama, kekurangannya akan disusulkan pada bulan kedua. Tapi bmr tidak seperti itu karena perusahaan ini bahkan TIDAK MAU MEMBAYAR GAJI SUSULAN APAPUN   !

Jadilah aku dan pak manajer i berdebat selama beberapa jam. Aku sempat mencontohkan di perusahaan lama tempat aku bekerja dimana periode penggajiannya normal. Ketika aku masuk sekitar tanggal 20-an, aku mendapat gaji 1/5 dari gaji pokok. I salah paham dan mengira bmr lebih baik dari itu karena menggaji orang yang bekerja di pertengahan periode dengan ½ gaji pokok. Tapi hey, perusahaan lama tempatku bekerja membayar orang yang kerja 1 1/5 bulan dengan gaji senilai 1 1/5 bulan, bukan orang bekerja sebulan dibayar setengah bulan atau tidak digaji seperti bmr! Setelah perdebatan alot yang bahkan menghadirkan beberapa karyawan untuk memberi keterangan, akhirnya pak manajer i bersedia membayar sesuai keinginanku, mungkin karena melihat kekeraskepalaanku.

Sepertinya kesal karena aku mendadak keluar, untuk mengurus cairnya gajiku jadi susah sekali. Emailku diblokir oleh bmr hanya karena aku berusaha berkomunikasi mengenai cara mencairkan gaji dan ketika aku menelepon ke sana, pihak HRD tidak mau bicara denganku. Kantor macam apa ini? Sama sekali tidak profesional! Usai mengambil gajiku, aku bersumpah tidak akan pernah mau berurusan dengan bmr lagi!

Kesimpulannya, bmr ternyata bukan perusahaan bonafid seperti yang kupikirkan, hanya pura-pura bonafid saja di depan calon pelamar agar mereka tertarik. Lalu setelah pelamar mau bergabung, terbukalah kedok mereka sebagai perusahaan yang pseudo-bonafid. Untung aku belum sampai tandatangan kontrak!

Pelajaran yang bisa diambil dari cerita panjangku adalah:

  1. Hati-hati kalau ada perusahaan yang mau membawamu ke daerah yang jauh dari tempat tinggalmu. Kalau bisa, minta kontraknya dulu sebelum berangkat, karena bisa jadi ternyata sesampainya di sana, perusahaan itu tidak sesuai harapanmu
  2. Sebelum masuk ke sebuah perusahaan, tanya bagaimana periode penggajiannya. Jangan-jangan sistem penggajiannya aneh seperti bmr!
  3. Jangan percaya pada janji-janji lisan atasan kecuali ditulis dalam perjanjian bermaterai karena bisa saja itu BULLSHIT!

Yah, begitulah pengalamanku bekerja di Jakarta yang singkat dan mengecewakan. Sampai sekarang aku masih menyesali kenapa tidak menyadari tanda-tanda ketidakbonafidan bmr sejak dulu. Belajarlah dari pengalamanku ini dan selalu berhati-hati saat memilih pekerjaan, guys!

 

Update : ternyata perusahaannya kini ganti nama jadi berinisial rm. Waspadalah, guys!

Alhamdulillah, Sudah Bebas Riba!

Setelah sekian lama bertransaksi di bank konvensional karena kepolosan sebagai anak muda, akhirnya aku berhasil memindahkan 100% uangku ke  bank syariah! Rasanya lega sekali karena selain bebas riba, juga BEBAS UANG ADMINISTRASI BULANAN! Bayangkan, kalau sebulan biaya administrasi dan biaya ATM dijumlah 15.000, terus setahun jadinya berapa, tuh? Jadi selama bertahun-tahun ini aku sudah sukses membuang-buang ratusan ribu rupiah untuk biaya administrasi plus terjerat sesuatu yang menurut agamaku, Islam, tidak halal.  Alhamdulillah, akhirnya aku berhasil melepaskan diri dari keduanya!

Buat yang belum tahu apa itu riba dan hubungannya dengan bank konvensional, ini dia penjelasan singkatnya:

 

Apa itu Riba?

Assalamu’alaikum guys! Di jaman modern seperti sekarang ini, pasti mata dan telinga kita semua sudah tidak asing lagi alias sering membaca dan mendengar kata “riba”. Dan kalau ditanya “riba itu apa si?” dijamin banyak diantara kita yang mendefinisikan riba itu bunga bank, sesuatu yang nggak boleh dalam islam, yang biasa ada di bank konvensional. lawannya riba itu syariah, hehehe..
 
sebenarnya nggak salah juga si pemahaman seperti di atas. Nggak salah? berarti ada jawaban yang lebih bener dong? Penasaran? Yuk cari tau..
 
Apa itu riba dari segi bahasa?

RIBA SECARA BAHASA : زيادة   TAMBAHAN, نمو TUMBUH, MEMBESAR. Secara epistimiologi (bahasa) mempunyai arti az-ziyadah atau tambahan. Dalam pengertian lain, secara linguistic, riba juga berarti tumbuh atau membesar. sedangkan menurut istilah teknis riba berarti pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara batil.
Badruddin Al-Ayni dalam kitabnya Umdatul Qori syarh Shahih al-Bukhori mendifinisikan riba:
الأصل فيه ( الربا) الزيادة , وهو فى الشرع الزيادة على أصل مال من غير عقد تبايع
“Prinsip utama dalam riba adalah penambahan. Menurut syariat, riba berarti penambahan atas harta pokok tanpa adanya transaksi bisnis riil”
Mengenai hal ini, Allah SWT mengingatkan dalam firmannya di surat an-nisa’ yang artinya:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil…(an-nisa : 29)

Selanjutnya Pengertian riba dalam ayat al Quran yaitu setiap tambahan yang diambil tanpa adanya satu transaksi pengganti atau penyeimbang yang dibenarkan syariah. Yang dimaksud transaksi pengganti atau penyeimbang disini adalah transaksi bisnis atau komersial yang melegitimasi adanya penambahan tersebut secara adil. Seperti transaksi jual beli, gadai, sewa, atau bagi hasil proyek.
 
Lha kok bisa?
  1. Dalam transaksi sewa, si penyewa membayar upah sewa karena adanya manfaat sewa yang di nikmati, termasuk menurunya nilai ekonomis suatu barang karena penggunaan si penyewa. 
  2. Dalam jual beli, si pembeli membayar harga atas imbalan barang yang di terimanya. Demikian juga dalam proyek bagi hasil, para peserta perkongsian berhak mendapat keuntungan karena di samping menyertakan modal turut serta menanggung kemungkinaan resiko kerugian yang bisa saja muncul setiap saat.
  3. Dalam transaksi simpan-pinjam dana, secra konvensional, si pemberi pinjaman mengambil tambahan dalam bentuk bunga tanpa adanya suatu penyeimbang yang diterima si peminjam tersebut. Yang tidak adil di sini adalah si peminjam di wajibkan untuk selalu, tidak boleh tidak, harus, mutlak, dan pasti untung dalam setiap penggunaan kesempatan tersebut.
Larangan riba di dalam Al-Quran:
Tahapan Pertama, ayat yang menolak anggapan bahwa pinjaman riba itu sebagai amal yang mendekatkan diri kepada Alloh SWT (Q.S. Ar Ruum : 39)

QS. AR-RUUM: 39
وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَا فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُوا عِنْدَ اللَّهِ وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُوْلَئِكَ هُمْ الْمُضْعِفُونَ
“DAN, SESUATU RIBA (TAMBAHAN) YANG KAMU BERIKAN AGAR DIA MENAMBAH PADA HARTA MANUSIA, MAKA RIBA ITU TIDAK MENAMBAH PADA SISI ALLAH. DAN APA YANG KAMU BERIKAN BERUPA ZAKAT YANG KAMU MAKSUDKAN UNTUK MENCAPAI KERIDOAN ALLAH, MAKA (YANG BERBUAT DEMIKIAN) ITULAH ORANG-ORANG YANG MELIPATGANDAKAN (PAHALANYA)”
Tahapan Kedua, ayat yang menjelaskan bahwa riba digambarkan sebagai sesuatu yang buruk dan ia adalah kesukaan orang yahudi (Q.S. An Nisaa : 160-161)
 QS. AN-NISAA: 160-161
فَبِظُلْمٍ مِنْ الَّذِينَ هَادُوا حَرَّمْنَا عَلَيْهِمْ طَيِّبَاتٍ أُحِلَّتْ لَهُمْ وَبِصَدِّهِمْ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ كَثِيرًا وَأَخْذِهِمْ الرِّبَا وَقَدْ نُهُوا عَنْهُ وَأَكْلِهِمْ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا
“MAKA DISEBABKAN KEZALIMAN ORANG-ORANG YAHUDI, KAMI HARAMKAN ATAS MEREKA (MEMAKAN MAKANAN) YANG BAIK-BAIK (YANG DAHULUNYA) DIHALALKAN BAGI MEREKA, DAN KARENA MEREKA BANYAK MENGHALANGI (MANUSIA) DARI JALAN ALLAH, DAN DISEBABKAN MEREKA MEMAKAN RIBA, PADAHAL SESUNGGUHNYA MEREKA TELAH DILARANG DARINYA, DAN KARENA MEREKA MEMAKAN HARTA ORANG DENGAN JALAN BATIL. KAMI TELAH MENYEDIAKAN UNTUK ORANG-ORANG YANG KAFIR DI ANTARA MEREKA ITU SIKSA YANG PEDIH”
 

Tahapan Ketiga, ayat yang mengharamkan riba apabila di dalam riba itu ada tambahan berlipat ganda (Q.S. Ali Imran : 130)

QS. ALI IMRAN: 130 

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

 
“HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, JANGANLAH KAMU MEMAKAN RIBA DENGAN BERLIPAT GANDA DAN BERTAQWALAH KAU  KEPADA ALLAH SUPAYA KAMU MENDAPAT KEBERUNTUNGAN”
 

Tahapan Terakhir, ayat yang memutuskan bahwa Alloh SWT mengharamkan segala jenis riba (Q.S. Al Baqarah : 278-279) 

 
 
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنْ الرِّبَا إِنْ كُنتُمْ مُؤْمِنِينَ. فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنْ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ
“HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, BERTAKWALAH KEPADA ALLAH DAN TINGGALKAN SISA RIBA (YANG BELUM DIPUNGUT) JIKA KAMU ORANG-ORANG YANG BERIMAN. MAKA JIKA KAMU TIDAK MENGERJAKAN (MENINGGALKAN SISA RIBA) MAKA KETAHUILAH BAHWA ALLAH DAN RASULNYA AKAN MEMERANGIMU. DAN JIKA KAMU BERTOBAT (DARI PENGAMBILAN RIBA) MAKA BAGIMU POKOK HARTAMU; KAMU TIDAK MENGANIAYA DAN TIDAK PULA DIANIAYA”

 

Riba menurut jumhur ulama sepanjang sejarah islam dari berbagai mazhahib fiqhiyah:

 
  1. Badr ad-din al-ayni, pengarang umdatul Qari syarah shahih Al Bukhari: “ prinsip utama dalam riba adalah penambahan. Menurut syariah riba berarti penambahan atas harta pokok tanpa adanya transaksi bisnis riel.
  2. Imam Sarakhi dari Mazhab Hanafi : Riba adalah tambahan yang disyaratkan dalam transaksi bisnis tanpa adanya iwadh (atau padanan yang di benarkan oleh syariah atas penambahan tersebut.
  3. Raghib al-asfahani :Riba adalah penambahan atas harta pokok
  4. Imam An-Nawawi dari Mazhab Syafii : Salah satu bentuk riba yang dilarang oleh al Quran dan as sunnah adalah penambahan atas harta pokok karena unsure waktu. Dalam dunia perbankan hal tersebut dikenal denganbunga kridit sesuai lama pinjaman.
  5. Qatadah : Riba jahiliyyah adalah seseorang yang menjual barangnya secara tempo hingga waktu tertentu. Apabilah telah datang waktu pembayaran dan si pembeli tidak mampu membayar, maka ia memberikan bayaran tambahan atas penangguhan.
  6. Zaid bin Aslam : Yang di maksud dengan riba jahiliyyah yang berimplikasi pelipat-gandaan sejalan dengan waktu adalah seseorang yang memiliki piutang atas mitranya. Pada saat jatuh tempo ia berkata “ bayar sekarang atau tambah.
  7. Mujahid : Mereka menjual daganganya dengan tempo. Apbila telah jatuh tempo dan (tidak mampu bayar) si pembeli memberikan tambahan atas tambahan waktu.
  8. Ja’far Ash-Shadiq dari Kalangan Syiah : Berkata ketika ditanya mengapa Allah SWT mengharamkan riba-“ supaya orang tidak berhenti berbuat kebajikan. Karena ketika diperkenalkan untuk mengambil bunga atas pinjaman, maka seseorangf tidak berbuat ma’ruf lagi atas transaksi pinjam-meminjam dan sejenisnya. Padahal qard bertujuan untuk menjalin hubungan yang erat kebajikan antar manusia.
  9. Imam Ahmad bin hambal : sesungguhnya riba itu adalah seseorang memiliki hutang maka dikatakan kepadanya apakah akan melunasi atau membayar lebih. Jikalau tidak mampu melunasi, ia harus menambah dana (dalam bentuk bunga pinjam) atas penambahan waktu yang diberikan
  10. Asy-syaikh Abdulrahman Taj : Riba adalah setiap tambahan yang berlangsung pada salah satu pihak (dalam) aqad mu’wwadhah tanpa mendapatkan imbalan.; atau tambahan itu diperoleh karena penangguhan

 
Jenis Riba
 
Secara garis besar, riba dikelompokkan menjadi dua, yaitu riba hutang-piutang dan riba jual beli. Riba hutang piutang ada dua macam : riba qardh, dan riba jahiliyyah. Begitu juga riba jual beli dibagi menjadi dua macam : riba fadl, dan riba nasiah.

 

Riba Qardh
Suatu manfaat atau tingkat kelebihan tertentu yang disyaratkan terhadap yang berhutang (muqtaridh).

Riba Jahiliyyah
Hutang dibayar lebih dari pokoknya, karena si peminjam tidak mampu membayar hutangnya pada waktu yang ditetapkan (Penambahan harta sebagai denda dari penambahan tempo,atau bayar hutangnya nambah sesuai dengan mundur-nya tempo).

Misal: Si A hutang Rp 1 juta kepada si B  dengan tempo 1 bulan. Saat jatuh tempo si B berkata: “Bayar hutangmu.” Si A menjawab: “Aku tidak punya uang. Beri saya tempo 1 bulan lagi dan hutang saya menjadi Rp 1.100.000.” Demikian seterusnya.
Sistem ini disebut dengan riba mudha’afah (melipatgandakan uang).
Allah berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda.” (Ali ‘Imran: 130)

 

Riba Fadhl
Pertukaran antarbarang sejenis dengan kadar atau takaran yang berbeda, sedangkan barang yang dipertukarkan itu termasuk dalam jenis barang ribawi.

Riba Nasi’ah
Penangguhan penyerahan atau penerimaan jenis barang ribawi yang dipertukarkan dengan jenis barang ribawi lainnya. Riba dalam nasi’ah muncul karena adanya perbedaan, perubahan, atau tambahan antara yang diserahkan saat ini dengan yang diserahkan kemudian.

Dari artikel  ‘Apa itu Riba? — FOSEI’

Riba pada Bunga Bank

Dalam bahasa Arab bunga bank itu disebut dengan fawaid. Fawaid merupakan bentuk plural dari kata ‘faedah’ artinya suatu manfaat. Seolah-olah bunga ini diistilahkan dengan nama yang indah sehingga membuat kita tertipu jika melihat dari sekedar nama. Bunga ini adalah bonus yang diberikan oleh pihak perbankan pada simpanan dari nasabah, yang aslinya diambil dari keuntungan dari utang-piutang yang dilakukan oleh pihak bank.

Apapun namanya, bunga ataukah fawaid, tetap perlu dilihat hakekatnya. Keuntungan apa saja yang diambil dari utang piutang, senyatanya itu adalah riba walau dirubah namanya dengan nama yang indah. Inilah riba yang haram berdasarkan Al Qur’an, hadits dan ijma’ (kesepakatan) ulama. Para ulama telah menukil adanya ijma’ akan haramnnya keuntungan bersyarat yang diambil dari utang piutang. Apa yang dilakukan pihak bank walaupun mereka namakan itu pinjaman, namun senyatanya itu bukan pinjaman. Mufti Saudi Arabia di masa silam, Syaikh Muhammad bin Ibrahim rahimahullah berkata,

“Secara hakekat, walaupun (pihak bank) menamakan hal itu qord (utang piutang), namun senyatanya bukan qord. Karena utang piutang dimaksudkan untuk tolong menolong dan berbuat baik. Transaksinya murni non komersial. Bentuknya adalah meminjamkan uang dan akan diganti beberapa waktu kemudian. Bunga bank itu sendiri adalah keuntungan dari transaksi pinjam meminjam. Oleh karena itu yang namanya bunga bank yang diambil dari pinjam-meminjam atau simpanan, itu adalah riba karena didapat dari penambahan (dalam utang piutang). Maka keuntungan dalam pinjaman dan simpanan boleh sama-sama disebut riba.”

Tulisan singkat di atas diolah dari penjelasan Syaikh Sholih bin Ghonim As Sadlan –salah seorang ulama senior di kota Riyadh- dalam kitab fikih praktis beliau “Taysir Al Fiqh” hal. 398, terbitan Dar Blancia, cetakan pertama, 1424 H.

Dari penjelasan di atas, jangan tertipu pula dengan akal-akalan yang dilakukan oleh perbankan Syari’ah di negeri kita. Kita mesti tinjau dengan benar hakekat bagi hasil yang dilakukan oleh pihak bank syari’ah, jangan hanya dilihat dari sekedar nama. Benarkah itu bagi hasil ataukah memang untung dari utang piutang (alias riba)? Bagaimana mungkin pihak bank syariah bisa “bagi hasil” sedangkan secara hukum perbankan di negeri kita, setiap bank tidak diperkenankan melakukan usaha? Lalu bagaimana bisa dikatakan ada bagi hasil yang halal? Bagi hasil yang halal mustahil didapat dari utang piutang.

Dari artikel ‘Riba pada Bunga Bank — Muslim.Or.Id

 

Setelah paham, terus bank syariah mana yang pantas dituju? Kalau aku secara pribadi memilih bank syariah dengan kriteria sebagai berikut:

 

1. Yang Menyediakan Tabungan Dengan Akad Wadiah

Akad wadiah berarti tabungan titipan, dengan aturan pembayaran yang paling ringan pula

2. Bebas biaya administrasi

Lha, apa gunanya pindah ke bank syariah kalau masih dihantui biaya administrasi? Sama saja dong dengan bank konvensional! Lagipula masa mau tabungan kita bocor (lagi) tiap bulan?

3. Yang Tidak Ada Bagi Hasilnya

Ini untuk benar-benar menjamin kehalalannya.

4. Memiliki Jaringan Yang Luas

Jadi bisa tarik tunai/cek saldo gratis dan dekat dengan rumah

 

Di antara sekian banyak bank syariah, beberapa bank berikut ini yang menurutku lumayan bagus karena bebas administrasi bulanan dan memiliki akad wadiah, serta tidak ada biaya bagi hasil:

BNI Syariah Tabungan

Tabungan iB Hasanah

Tabungan iB Hasanah

Bentuk investasi dana yang dikelola berdasarkan prinsip syariah dengan akad Mudharabah atau simpanan dana yang menggunakan akad Wadiah yang memberikan berbagai fasilitas serta kemudahan bagi Nasabah dalam mata uang Rupiah

Fasilitas:

  • Buku Tabungan
  • BNI Syariah Card Silver
  • E-banking (SMS Banking, Internet Banking dan  Phone Banking)

Keunggulan:

  • BNI Syariah Card Silver sebagai kartu ATM dengan jaringan ATM (ATM BNI, ATM Bersama, ATM Link, ATM Prima & Cirrus) dan kartu belanja (Debit Card) di merchant berlogo MasterCard di seluruh dunia.
  • Dapat melakukan transaksi di counter teller BNI dan BNI Syariah seluruh Indonesia.
  • Pembukaan rekening otomatis berinfaq Rp 500,-
  • Dapat dijadikan sebagai agunan pembiayaan

Setoran awal

Wadiah                Rp 20.000,-

Minimum Saldo

  • Wadiah                Rp 20.000,-
  • Biaya dibawah minimum saldo untuk  wadiah free.

Biaya:

Biaya pengelolaan rekening wadiah      Rp. 0,-/bulan (free)

Biaya tutup rekening

Wadiah               Rp 20.000,-

Persyaratan:

  • Kartu Identitas Asli (KTP/Paspor)
  • Setoran awal

PS : Bisa juga pilih akun TabunganKu karena sama-sama bebas biaya administrasi ataupun bagi hasil

Danamon Syariah iB

Danamon Syariah iB merupakan simpanan dana berdasarkan prinsip Wadiah (titipan) yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan ATM.

 

Fasilitas
• Layanan informasi rekening dan transaksi 24 jam melalui Phone Banking Danamon Access Center (DAC).
• Dapat melakukan transaksi (setor tunai, tarik tunai, pemindahbukuan dan transfer) di seluruh cabang Danamon baik Syariah maupun Konvensional.
• Gratis biaya administrasi bulanan.
• Tidak ada ketentuan Saldo Minimum untuk akad Wadiah
• Gratis kartu ATM perdana (khusus Nasabah Perorangan) dan gratis biaya ATM.
• Kemudahan untuk transaksi Check Saldo dan tarik tunai di mesin ATM Danamon, ATM Bersama, ALTO, Cirrus, DBS, POS Bank Singapore.
• Kartu ATM Danamon Syariah dapat digunakan untuk melakukan transfer antar bank anggota ALTO dan ATM Bersama di mesin ATM Danamon.
• Kartu ATM Danamon Syariah berfungsi juga sebagai Kartu Debit yang bisa dipakai berbelanja di merchant berlogo MasterCard, Maestro dan MasterCard Electronic.

 

Manfaat
• Dengan jaringan cabang Danamon yang luas dan online real time memudahkan transaksi bisnis Anda.
• Didukung teknologi canggih untuk kenyamanan Anda dalam bertransaksi

 

Begitulah hasil temuanku selama ini, kalau ada yang kurang/salah, monggo dibenarkan di kolom komen. Aku harap akan lebih banyak lagi muslim Indonesia yang terinspirasi dan ikut melakukan hijrah ke bank syariah. Udah halal, gratis biaya administrasi bulanan, dan manfaatnya juga sama dengan bank konvensional! Jadi, mau ikutan pindah ke bank syariah?

My Twitter Is Weird Today Because Of Gaza?

image

So, basically today I wanted to support Palestine that has been bombarded heavily by israel by tweeting as much as I could about it. And what happened then? I hit twitter limit!
It was so weird because I only actively tweeted for 1-2 hours. And I have been 3 years using twitter and there were days where I insanely tweeted about anything but NEVER hit my limit. I can swear that I have tweeted more than this before and just fine. SO, WHAT HAPPENED HERE?
Is it part of social media war againts Palestine? Because I read from a tweet of @MajedAbuSalama today that he got difficulty as well in posting pro-Palestine content in facebook. Twitter owns by US, the supporter of israel,while facebook made by a jew. So,it just makes sense to think that they support their owners’ policies.
If it is right that my twitter is limited just because of my tweets about Gaza then I won’t hesitate to delete my twitter account. I will support Palestine whatever it takes! We, muslims, are family after all! Go, Palestine! Allahuakbar!

SEKILAS TENTANG SERVICE CENTER HP CROSS

Kalau lihat iklan Cross di TV, kayaknya ‘wah’ dengan bintang iklan bule.

Apalagi produk ini ikut menjadi sponsor berbagai acara idol di TV.

Aku pun sempat beli Cross Andromeda A7.

Tapi apa yang terjadi?

Bahkan saat pertama dipegang pun, hp berharga sejuta lebih sedikit ini sudah cacat aka sering restart sendiri. Tapi aku biarkan karena belum ganggu banget. Lalu belum 3 bulan, aksesoris hp rusak. Akhirnya aku pun terpaksa pergi ke service center Cross di Surabaya. Dan apa yang kulihat?

Kontras sekali dengan image ekslusifnya di TV, service center resmi Cross sangat tidak representatif. Terletak di mall baru yang sepi, BG Junction Surabaya, service center Cross berupa beberapa toko yang disatukan dengan kesan awal, maaf, kumuh.

Bekas etalase kaca dengan poster Cross terkelupas tergeletak sia-sia di pojok ruangan, dengan meja servis yang logo Cross-nya juga sudah hilang di beberapa bagian. Kursi tunggunya sama persis dengan kursi kondangan dengan kulit yang mencuat pada beberapa di antaranya. Dindingnya seperti bekas ditempeli sesuatu dengan cat tidak rata dan nomor antrian dibuat dari kardus cokelat yang dipotong, sungguh sangat menyedihkan. Pengumuman dibuat di kertas dan ditempel di dinding seperti di toko kelontong. Yang paling mengganggu adalah asap rokok yang kadang nyampur dengan AC, benar-benar bikin sangat tidak betah.

Tempat ini benar-benar berkebalikan dengan service center produk hp ternama sejenis Nokia, LG, atau Samsung yang sering kulihat di mall dalam boks kaca dan ruang tunggu yang full AC, bersih, dan mewah, dengan nomor antrian yang dikomputerisasi dan petugas berseragam yang ramah.

Awalnya aku pikir salah toko atau service abal-abal, tapi ternyata itu service center RESMI Cross! Kok gini, ya? Kesan pertama begitu tidak suka, selanjutnya…. huh…

Pelayanannya sungguh sangat mengecewakan. Meskipun jam bukanya di kertas pengumuman berbunyi jam sepuluh pagi, ternyata sampai setengah sebelas lebih BELUM ADA PETUGAS YANG MELAYANI, sementara pelanggan yang mau servis sudah berjubel! Bahkan saat dibuka pun, dari empat kursi pelayanan, jarang semuanya terisi.

Kadang kursi kosong sama sekali saat petugas silam ke dalam entah untuk apa. Karena itu pelayanannya AMAT SANGAT LAMA! Aku menunggu berjam-jam hanya untuk bisa maju ke meja pelayanan! Bukan itu saja. Saat jam makan siang, tanpa pemberitahuan semua petugas langsung buyar ke dalam, membiarkan pelanggan menunggu lama tanpa kejelasan.

Sepertinya mereka pikir yang butuh itu pelanggan, sementara mereka tidak, jadi mereka bebas memperlakukan pelanggan sesuka hati. Entah keyakinan darimana yang bilang bahwa memperlakukan pelanggan dengan seenaknya akan berujung pada larisnya sebuah produk.

Belum lagi aku lihat ada beberapa orang yang terpaksa bayar untuk servis. Bukannya mereka semua servis kesini karena ada garansi? Dan bukannya garansi berarti servis GRATIS? Untuk apa servis disini kalau garansinya habis? Bukankah lebih murah servis di luar? Geleng-geleng kepala, deh.

Aku juga punya beberapa pengalaman tidak mengenakkan disini. Pertama kali servis, customer service/CS tidak mau mengikuti ketentuan dan bikin peraturan sendiri. Mereka tidak mau mengakui garansi yang masih berlaku! Barulah setelah lapor sana-sini, problem itu bisa diatasi meskipun harus menunggu sampai seminggu lebih.

CS-nya juga kurang ramah. Dan ternyata setelah hpku diservis, meskipun problem A teratasi, muncul problem B! Terpaksalah aku kembali beberapa hari kemudian dan tebak apa yang terjadi?

Pada pemeriksaan pertama, CS  bilang bahwa problemku sudah beres, tapi setelah kutes, ternyata tidak! Untung aku belum meninggalkan mall. Aku pun kembali lagi untuk kedua kalinya hari itu dan CS lain berusaha meyakinkanku lagi bahwa problemku sudah beres dengan mengetes di gadgetnya. Dia tidak menyangka bahwa aku bawa gadget sendiri sebagai bahan tes dan ternyata tesnya gagal di gadgetku. So?

Aku gak mau suudzon tapi sepertinya CS disini kurang di-training atau materi trainingnya tidak lengkap. Sudah 2 kali mereka sepertinya mau ‘membohongi’ aku. Untung aku melek teknologi. Bagaimana dengan bapak/ibu yang sudah uzur kayak ortuku yang ‘iya-iya’ saja karena takut bikin masalah? Berapa keuntungan yang bisa didapatkan kalau CS bertingkah sama seperti yang mereka lakukan padaku?

Dan yang servis disini itu BANYAK SEKALI! Hampir seperti pasar!

Bagiku itu seperti menandakan memang produk Cross rentan rusak. Ada yang bilang bahwa hpnya baru beli beberapa minggu sudah rusak, ada yang baru sebulan rusak, dll. Hampir seperti gerai Smartfren ramainya. Bedanya, gerai Smartfren nyampur antara customer service dan penjualan. Ruangannya juga representatif dan tidak ada asap rokok. Lha, disini? Nggak beda jauh deh dengan nunggu di toko yang ada di pasar tradisional!

Kalau kulihat sih kebanyakan pelanggan Cross menengah ke bawah, jadi mungkin tidak ada kesadaran untuk tidak merokok di ruangan ber-AC. Lagian di BG Junction, asap rokok di ruangan ber-AC sudah biasa. Tapi apa tidak bisa ditegur? Buat yang anti rokok seperti aku, ini jelas sangat amat mengganggu!

Berdasarkan ‘jam terbang’-ku selama ini datang ke tempat servis Cross Surabaya, ini tips dariku kalau kalian mau servis hp disana:

  1. BACA kartu garansi tentang apa yang dicover untuk hp Cross. Kebanyakan untuk semua jenis hp Cross digaransi satu tahun dan aksesorisnya 3 bulan, kecuali handsfree dan sarung. JANGAN MAU jika CS menolak garansi DENGAN ALASAN APAPUN! Tulis surat pembaca di koran kalau mereka sampai berbuat begitu
  2. Ketahuilah bahwa garansi berarti GRATIS, jadi selama masa garansi dan komponen yang rusak termasuk garansi, JANGAN MAU MEMBAYAR APA-APA!
  3. Siapkan waktu sehari penuh karena tempat servisnya SANGAT RAMAI! Datang pada sore atau malam hari sebelum jam 7 malam (untuk Senin-Jumat) untuk mendapatkan antrian yang tidak terlalu panjang.
  4. TIDAK DISARANKAN untuk datang kesini bagi ibu hamil dan penderita asma/gangguan pernapasan karena kemungkinan adanya asap rokok SANGAT BESAR. Minta orang lain untuk mewakili Anda jika hp Anda rusak
  5. Bawa peralatan ‘tempur’ : komik/buku, air kemasan, makanan, baterai hp cadangan, mukena (untuk muslimah), masker (untuk yang anti rokok), dll yang sekiranya bisa jadi bekal untuk menunggu lama. Ingat, tidak ada jaminan SAMPAI KAPAN Anda menunggu dan KAPAN Anda dipanggil. Jika Anda ingin meninggalkan tempat servis untuk jalan-jalan, pastikan bawa teman untuk menggantikan Anda menunggu dengan sistem shift agar giliran Anda tidak kelewatan. Tidak mau menunggu ulang, kan?

Finally, melihat tempat servis dan kualitas pelayanan yang begini, aku memutuskan untuk tidak membeli hp Cross lagi ke depannya. Aku sudah capek mengantri lama untuk mengantar hp yang rusak berkali-kali di tengah kepungan asap rokok dengan CS yang tidak simpatik.

 

 

PS : Tulisan ini adalah pengalaman pribadiku yang didukung dengan foto-foto dan bukti autentik, jadi tidak ada maksud apa-apa selain sharing. Mudah-mudahan tidak ada yang salah paham.