Ternyata Ada Orang yang Rela Membayar Agar Bisa Sakit!

Siapa di dunia ini yang ingin sakit? Tentunya tidak ada, kecuali memang ada kelainan pada orang tersebut.
Demi tetap sehat dan fit, berbagai cara pun dilakukan, misalnya berolahraga atau mengkonsumsi makanan sehat, bahkan ada yang rela mengeluarkan jutaan rupiah demi menjaga kesehatannya dengan cara membeli suplemen kesehatan atau alat fitnes, membayar ahli kesehatan/trainer pribadi, dll.
Jika sudah terlanjur sakit, berapa pun biayanya akan rela digelontorkan agar dapat kembali sehat karena tidak seperti di negara lain, biaya berobat di Indonesia tidak sepenuhnya ditanggung negara. Karena itulah lantas banyak kasus orang miskin yang sakit lalu meninggal karena tidak mampu berobat atau ditolak rumah sakit meski membawa kartu jaminan kesehatan untuk orang miskin. Salah satunya adalah ini.
Meskipun tahu sedemikian susah dan mahalnya untuk menjadi sehat, ternyata masih banyak orang yang rela MEMBAYAR agar bisa sakit! Lho, kok aneh?

image

Sebenarnya tidak aneh kalau disebut orang yang dimaksud : PEROKOK!
Yup, terinspirasi dari tulisan Ippo Santosa di salah satu bukunya, perokok ternyata tidak segan-segan merogoh kocek sendiri dengan suka rela untuk membuat dirinya sendiri SAKIT.
Padahal semua orang tahu, termasuk si perokok itu sendiri, bahwa merokok SANGAT berbahaya untuk kesehatan.
50 Persen dari perokok di seluruh dunia meninggal karena penyakit terkait rokok.
Di Indonesia saja, kematian yang terjadi akibat rokok jumlahnya sama dengan jumlah korban bencana tsunami.
Berdasarkan data dunia, 50 persen perokok jangka panjang meninggal dunia bukan karena terpeleset, berkelahi atau perang, namun karena penyakit akibat rokok. Artinya probabiliti mati karena penyakit terkait rokok adalah 1 banding 2.
Di Indonesia, kematian akibat rokok angkanya mencapai 239 ribu per tahun. Ini lebih besar dibandingkan kematian ibu akibat persalinan dan nifas, yang sekarang menjadi perhatian pemerintah dan dunia.
Bahkan, kematian akibat kecelakaan yang angkanya cukup besar yakni 809 orang meninggal selama H-7 dan H+7 lebaran, jumlahnya hanya 35 ribu orang per tahun. Jauh lebih kecil dibandingkan kematian akibat rokok.

Mengapa Rokok Begitu Mematikan?

image

Ini disebabkan oleh kandungan yang terdapat di dalam rokok tersebut. Berikut zat yang terkandung di dalam rokok :

1.Nikotin
Zat ini mengandung candu yang bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok

Pengaruh bagi tubuh manusia :
-menyebabkan kecanduan /
-ketergantungan
-merusak jaringan otak
-menyebabkan darah cepat membeku
-mengeraskan dinding arteri

2. Tar
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker

Pengaruh bagi tubuh manusia:
-membunuh sel dalam saluran darah
-meningkatkan produksi lendir diparu-paru
-menyebabkan kanker paru-paru

3. Karbon Monoksida
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.

Pengaruh bagi tubuh manusia :
-mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
-menghalangi transportasi dalam darah

4. Zat Karsinogen
Pengaruh bagi tubuh manusia :
Memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh

5. Zat Iritan
-mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru
-menyebabkan batuk

Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam ASAP ROKOK, dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang ROKOK, 40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).

Penyakit yang Ditimbulkan Rokok

1.Kanker Paru-Paru
Diketahui sekitar 90 persen kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap rokok akan masuk secara inhalasi ke dalam paru-paru. Zat dari asap rokok ini akan merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru.

2. Kanker Kandung Kemih
Kanker kandung kemih terjadi pada sekitar 40 persen perokok. Studi menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih.

3. Kanker Payudara
Perempuan yang merokok lebih berisiko mengembangkan kanker payudara. Hasil studi menunjukkan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum ia hamil pertama kali berisiko lebih besar terkena kanker payudara.

4. Kanker Serviks
Sekitar 30 persen kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena perempuan yang merokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus menular seksual.

5. Kanker Kerongkongan
Studi menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 80 persen kasus kanker esofagus telah dikaitkan dengan merokok.

6. Kanker Pencernaan
Meskipun asap rokok masuk ke dalam paru-paru, tapi ada beberapa asap yang tertelan sehingga meningkatkan risiko kanker gastrointestinal (pencernaan).

7. Kanker Ginjal
Ketika seseorang merokok, maka asap yang mengandung nikotin dan tembakau akan masuk ke dalam tubuh. Nikotin bersama dengan bahan kimia berbahaya lainnya seperti karbonmonoksida dan tar menyebabkan perubahan denyut jantung, pernapasan sirkulasi dan tekanan darah. Karsinogen yang disaring keluar dari tubuh melalui ginjal juga mengubah sel DNA dan merusak sel-sel ginjal.
Perubahan ini mempengaruhi fungsi ginjal dan memicu kanker.

8. Kanker Mulut

Tembakau adalah penyebab utama kanker mulut. Diketahui perokok 6 kali lebih besar mengalami kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, dan orang yang merokok tembakau tanpa asap berisiko 50 kali lipat lebih besar.

9. Kanker Tenggorokan

Asap rokok yang terhirup sebelum masuk ke paru-paru akan melewati tenggorokan, karenanya kanker ini akan berkaitan dengan rokok.

10. Serangan Jantung
Nikotin dalam asap rokok menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Sedangkan karbon monoksida mengambil oksigen dalam darah lebih banyak yang membuat jantung memompa darah lebih banyak. Jika jantung bekerja terlalu keras ditambah tekanan darah tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jantung.

11. Penyakit Jantung Koroner (PJK)
Sebagian besar penyakit jantung koroner disebabkan oleh rokok dan akan memburuk jika memiliki penyakit lain seperti diabetes melitus.

12. Aterosklerosis
Nikotin dalam asap rokok bisa mempercepat penyumbatan arteri yang bisa disebabkan oleh penumpukan lemak. Hal ini akan menimbulkan terjadinya jaringan parut dan penebalan arteri yang menyebabkan arterosklerosis.

13. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
Kondisi ini menyebabkan aliran darah terhalangi sehingga membuat seseorang sulit bernapas, dan sekitar 80 persen kasus PPOK disebabkan oleh rokok. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya emfisema (sesak napas akibat kerusakan pada kantung udara atau alveoli) dan bronkitis kronis (batuk dengan banyak lendir yang terjadi terus menerus selama 3 bulan).

14. Impotensi
Nikotin adalah vasokonstriktor. Artinya, itu dapat memperkecil pembuluh darah arteri Anda. Dengan demikian, jantung Anda akan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, kendali otak untuk merasakan kenikmatan akan terganggu.
Sebuah penelitan yang dipresentasikan dalam konferensi tahunan American Heart Association, dengan tema Pencegahan dan Epidemiologi Penyakit Kardiovaskular, mengemukakan bahwa pria yang  mengonsumsi rokok lebih dari 20 batang per hari memiliki resiko disfungsi ereksi 60% lebih tinggi dibandingkan pria yang tidak pernah merokok. Bahkan, angka 15% dari pria perokok yang sudah mengalaminya lebih  menunjukkan lagi bahaya rokok tersebut. Bagi laki-laki berusia 30-an dan 40-an tahun, maka merokok bisa meningkatkan risiko disfungsi ereksi sekitar 50 persen. Jika seseorang sudah mengalami impotensi, maka bisa menjadi peringatan dini bahwa rokok sudah merusak daerah lain di tubuh.

15.Gangguan Tidur
Sebuah penelitian yang muncul dalam jurnal edisi Februari 2008 yang diterbitkan oleh American College of Chest Physicians (ACCP) mengungkapkan bahwa masa tidur nyenyak seorang perokok lebih sedikit daripada non-perokok.
Hal ini mungkin tampaknya tidak termasuk dalam bahaya rokok, tetapi kurangnya tidur yang ‘dalam’, atau nyenyak, dapat mempersingkat umur seseorang dalam jangka panjang.

16.Tulang yang Rapuh
Kepala bagian pembedahan ortopedi di Carolina Medical Center , Edward N. Hanley Jr., MD, menyelidiki bahaya rokok terhadap tulang. Dia mendapati bahwa 50% perokok akan mengalami nyeri punggung, dibandingkan dengan hanya 20% dari non-perokok. Selain itu, nikotin juga dapat memperlambat kesembuhan setelah patah tulang dan menghambat fungsi esterogen.
Bahaya rokok juga lebih nyata dengan adanya angka 2,3%- 3,3% hilangnya kepadatan tulang wanita yang menghisap 10 pak rokok per tahun.

17.Telinga Berdenging
Lagi-lagi, nikotin-lah biang keroknya. Karena memperlambat sirkulasi darah ke struktur telinga, nikotin dapat menyebabkan Tinnitus atau telinga berdenging. Dan, yang cukup mengkhawatirkan dari bahaya rokok adalah bahwa perokok memiliki resiko 70% lebih tinggi mengalami kehilangan pendengaran dibandingkan non-perokok.

18. Gangguan pada Kinerja Obat
Rokok dan pil KB adalah paduan sempurna yang dapat menyebabkan kematian. Jika dikonsumsi oleh seorang perokok, kontrasepsi oral dapat menyebabkan meningkatnya resiko penyumbatan pembuluh darah, serangan jantung, dan stroke.
Seorang wanita yang menghisap lebih dari 15 batang rokok per hari perlu ekstra hati-hati terhadap bahaya rokok yang satu ini.
Resiko ini lebih tinggi lagi pada wanita berumur 35 tahun ke atas yang adalah perokok berat.

19. Psoriasis
Mengonsumsi rokok setiap hari ternyata dapat menimbulkan resiko psoriasis.
Resiko ini lebih tinggi lagi jika si perokok mengonsumsi lebih dari 20 batang per hari.

20. Gangguan medis lainnya
Beberapa gangguan medis juga bisa disebabkan oleh rokok seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), gangguan kesuburan, memperburuk asma dan radang saluran napas, berisiko lebih tinggi mengalami degenerasi makula (hilangnya penglihatan secara bertahap), katarak, menjadi lebih sering sakit-sakitan, menimbulkan noda di gigi dam gusi, mengembangkan sariawan di usus serta merusak penampilan.

Dampak Perokok Bagi Orang Di Sekitarnya

Perokok ternyata bukan saja rela MEMBAYAR untuk membuat dirinya sakit, tapi bahkan “mengajak” semua orang untuk ikut-ikutan sakit bersamanya dengan cara merokok sembarangan. Bukan sekali-dua kali dapat kita lihat perokok seenaknya merokok di tempat umum meskipun ada larangan merokok. Bahkan kadang di ruang ber-AC masih ngotot merokok! Egois, kan?
Padahal dampak bagi orang yang menghirup asap rokok atau perokok pasif ternyata 3 KALI LEBIH BESAR dari perokok aktif! Lihat ini:

Bahaya Perokok Pasif 3 Kali Perokok Aktif

VIVAnews – Menghirup asap rokok orang lain lebih berbahaya dibandingkan menghisap rokok sendiri. Bahkan bahaya yang harus ditanggung perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif.
Setyo Budiantoro dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) mengatakan, sebanyak 25 persen zat berbahaya yang terkandung dalam rokok masuk ke tubuh perokok, sedangkan 75 persennya beredar di udara bebas yang berisiko masuk ke tubuh orang di sekelilingnya.
Konsentrasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar karena racun yang terhisap melalui asap rokok perokok aktif tidak terfilter. Sedangkan racun rokok dalam tubuh perokok aktif terfilter melalui ujung rokok yang dihisap. “Namun konsentrasi racun perokok aktif bisa meningkat jika perokok aktif kembali menghirup asap rokok yang ia hembuskan.”
Racun rokok terbesar dihasilkan oleh asap yang mengepul dari ujung rokok yang sedang tak dihisap. Sebab asap yang dihasilkan berasal dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna.
Berikut sejumlah zat berbahaya yang terkandung di sebuah batang rokok:

Tar
– Dalam tubuh manusia, tar memicu terjadinya iritasi paru-paru dan kanker.
– Dalam tubuh perokok pasif, tar akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Nikotin
– Dalam tubuh manusia menimbulkan efek adiksi atau candu yang memicu peningkatan konsumsi.
– Dalam tubuh perokok pasif, nikotin akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Karbon Monoksida
– Merupakan gas berbahaya yang dapat menurunkan kadar oksigen dalam tubuh.
Pengikatan oksigen oleh karbon monoksida inilah yang kemudian memicu terjadinya penyakit jantung.
– Dalam tubuh perokok pasif, gas berbahaya ini akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.

Bahan kimia berbahaya
– Berupa gas dan zat berbahaya yang jumlahnya mencapai ribuan. Di tubuh manusia, bahan kimia berbahaya ini meningkatkan risiko penyakit kanker.
– Dalam tubuh perokok pasif, bahan kimia berbahaya ini akan terkonsentrasi 50 kali lipat dibandingkan dalam tubuh perokok aktif.
Mengutip hasil kajian WHO, Budi mengatakan, lingkungan bebas asap rokok merupakan satu-satunya strategi efektif untuk memberikan perlindungan bagi perokok pasif.
Penyediaan smoking area juga tak sepenuhnya melindungi para perokok pasif dari bahaya rokok.
“Penyediaan smoking area di dalam gedung sama halnya dengan kencing di sudut kolam renang, akan menyatu juga,” ujarnya. “Asap tetap akan menembus ventilasi.”
Data Global Youth Survey tahun 1999-2006, sebanyak 81 persen anak usia 13-15 tahun di Indonesia terpapar asap rokok di tempat umum atau menjadi perokok pasif. “Padahal rata-rata persentase dunia hanya 56 persen,” ujarnya.
Survei tersebut juga menunjukkan, lebih dari 150 juta penduduk Indonesia menjadi perokok pasif di rumah, di perkantoran, di tempat umum, di kendaraan umum.
Sedangkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional 2004 menunjukkan, lebih dari 87 persen perokok aktif merokok di dalam rumah ketika sedang bersama anggota keluarganya. Survei ini juga menemukan 71 persen rumah tangga memiliki pengeluaran untuk merokok.

Selain itu, perokok pasif juga memiliki banyak ancaman kesehatan sebagai berikut:

7 Bahaya kesehatan dari perokok pasif

Perokok aktif memang meningkatkan risiko penyakit jantung sampai kanker paru-paru pada dirinya.
Namun ternyata menjadi perokok pasif juga menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari All Women Stalk berikut ini.

Meskipun sedikit…

Tidak ada yang namanya bebas risiko bagi para perokok pasif. Sebab meskipun sedikit terkena asap rokok, baik itu sekali dalam sehari atau seminggu, tetap ada kimia yang masuk ke dalam tubuh dan bisa memicu masalah kesehatan.

Penyakit jantung
Tidak peduli berapapun usia Anda, menjadi perokok pasif juga mampu meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Sebab setiap napas yang dihirup berasal dari asap rokok yang mengganggu pembuluh darah dalam tubuh.

Kanker paru-paru
Merokok jelas mampu meningkatkan risiko kanker paru-paru. Namun tahukah Anda, perokok pasif juga memiliki risiko serupa.
Terutama jika Anda tinggal serumah dengan perokok aktif atau menghirup asap rokok setiap hari.

Kematian dini
Karena rokok mengandung berbagai kimia berbahaya, sekali seseorang mengisap dan mengeluarkan asapnya, kimia itu pun terpecah dan bisa membahayakan kesehatan.
Perokok pasif akhirnya memiliki risiko terkena berbagai penyakit sampai kematian dini.

Bayi mati mendadak
Bagi para perokok, jangan pernah merokok di dekat bayi atau anak-anak. Sebab jika bayi atau anak kecil menjadi perokok pasif, mereka berisiko mengalami SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau sindrom mati mendadak.

Gangguan pernapasan
Merokok memang menimbulkan masalah pada pernapasan, tetapi perokok pasif ternyata juga memiliki risiko gangguan kesehatan yang sama. Misalnya memperparah asma, sulit bernapas, batuk berkepanjangan, sampai alergi.

Sistem imun anak
Perokok pasif anak memiliki bahaya kesehatan yang lebih besar. Sebab sistem imun mereka masih lemah. Salah satu risiko anak yang jadi perokok pasif adalah pertumbuhan paru-paru yang lambat, asma, radang saluran pernapasan, infeksi telinga, pneumonia, dan batuk berkepanjangan.

Menurut data dari American Lung Association, setiap tahun ada sekitar 3.400 korban meninggal karena kanker paru-paru dan 70.000 nyawa melayang akibat penyakit jantung dari para perokok pasif. Jadi untuk perokok pasif, jauhi asap rokok dari perokok aktif. Sementara untuk perokok aktif, hormati orang orang yang tidak merokok tersebut ya!

Dampak Merokok Bagi Bangsa Indonesia

Merokok ternyata bukan hanya merugikan perokok itu sendiri dan orang-orang di sekitarnya, namun juga merugikan bangsa Indonesia. Bagaimana bisa?
Menurut Universitas Airlangga Surabaya, 70 persen perokok aktif adalah orang miskin dan 71 persen keluarga di Indonesia memiliki pengeluaran untuk rokok. Dalam hal ini, perokok sering dirugikan akibat rokok, sedangkan pengusaha rokok justru aman. Para pengusaha rokok itu sering menjadikan buruh pabrik rokok atau petani tembakau sebagai tameng, padahal hanya 3.000 orang. Selain itu, pengusaha rokok juga sering beralasan bahwa pajak dari rokok cukup besar, padahal hanya Rp 40 triliun hingga Rp 50 triliun yang hanya 7-10 persen dari APBN. Tapi, nilai kerugian dari penyakit akibat rokok mencapai Rp 125 triliun hingga Rp 130 triliun, sehingga hampir Rp 100 triliun ditanggung pembayar pajak lainnya dan rakyat miskin banyak yang menjadi korban akibat penyakit itu.  Apalagi, cukai yang sering dijadikan alasan itu sesungguhnya hanya kebohongan para pengusaha rokok, sebab cukai itu berasal dari para perokok dan cukai itu juga bukan merupakan sesuatu yang positif, melainkan cukai itu sebagai kompensasi dari dampak merusak sebuah produk.
Fakta lain tentang rokok di Indonesia sesuai hasil Susenas 2001 adalah 92 persen perokok merokok di rumah, sehingga menciptakan perokok pasif yakni 65 juta perempuan dan 43 juta anak-anak dalam usia 0-14 tahun.
Selain itu, 70 persen remaja di Jatim sudah merokok sebelum usia 17 tahun dan 13 persen remaja di Jatim justru mulai merokok sejak usia 14 tahun.
Tidak hanya itu, kalau kecelakaan lalu lintas mengorbankan 3-4 orang tewas dalam sehari, tapi rokok justru menyebabkan satu orang meninggal dunia dalam satu menit saja, sehingga masyarakat perlu dilindungi. Apalagi, kalau dipetakan, kebutuhan masyarakat Indonesia adalah 72 persen kebutuhan pokok atau beras; 11,5 persen rokok; 11 persen ikan, daging, susu, dan sejenisnya; pendidikan 3,2 persen; dan kesehatan 2,3 persen. Artinya, ikan, daging, susu, pendidikan, dan kesehatan masih kalah penting daripada rokok. Ini tentu saja sangat memprihatinkan dan mengancam generasi masa depan bangsa Indonesia!


Hukum Rokok Dalam Islam

Pada saat kemunculan rokok, para ulama berselisih pendapat mengenai hukumnya.
Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, telah menyatakan bahwa merokok itu haram. Simak liputannya:

PP Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Merokok

JAKARTA – Pengurus Pusat Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram merokok. Ini merupakan revisi dari fatwa sebelumnya yang menyatakan rokok itu mubah.
“Tadi malam kita sudah mengeluarkan surat fatwa haram Nomor 6//SM/MTT/III/2010.
Muhammadiyah sudah mengharamkan rokok,” ungkap Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Syamsul Anwar saat dihubungi okezone, Selasa (9/3/2010).
Menurut Syamsul ada beberapa pertimbangan mengapa lembaganya akhirnya mengharamkan rokok.
“Yang pertama kami melihat berdasarkan hasil kajian dari ahli medis dan akademisi.
Semuanya sepakat rokok adalah sesuatu yang membahayakan karena mengandung zat aditif dan zat berbahaya lainnya,” papar Syamsul.
Dia menjelaskan, dari sisi agama sesuatu yang membahayakan itu dilarang. “Jadi dari sisi itu ada keselarasan antara ketentuan agama dengan fakta ilmiah,” jelas dia.
PP Muhammadiyah sempat menghentikan fatwa mubah merokok pada 2007. Menurut Syamsul, saat itu lembaganya belum melakukan kajian mendalam.
“Kalau dulu kajian belum dalam dan belum banyak masukan bahan yang lebih komprehensif,” papar dia.
Muhammadiyah menyimpulkan fatwa haram, lanjut dia, melalui hasil-hasil penelitian yang melibatkan ahli dari berbagai dispilin ilmu.(ton) (mbs)

Di antara alasan yang menguatkan
pendapat ini:
1- Kita dilarang membinasakan diri kita sendiri dan mencelakakan orang lain.

Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻘْﺘُﻠُﻮﺍ ﺃَﻧْﻔُﺴَﻜُﻢْ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻛَﺎﻥَ ﺑِﻜُﻢْ ﺭَﺣِﻴﻤًﺎ

“ Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” (QS. An Nisaa’:29).

Dalam ayat lain, hal tersebut kembali diulangi.

Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﻟَﺎ ﺗُﻠْﻘُﻮﺍ ﺑِﺄَﻳْﺪِﻳﻜُﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺘَّﻬْﻠُﻜَﺔِ

“ Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan“. (QS. Al Baqarah: 195).

Begitu pula dalam hadits disebutkan bahwa jangan sampai menyakiti orang lain.

Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻻ ﺿَﺮَﺭَ ﻻﻭ ﺿِﺮﺍﺭَ

“ Tidak boleh memulai memberi dampak buruk (mudhorot) pada orang lain, begitu pula membalasnya.” (HR. Ibnu Majah no. 2340, Ad Daruquthni 3/77, Al Baihaqi 6/69, Al Hakim 2/66. Kata Syaikh Al Albani hadits ini shahih ).

Dalam hadits ini dengan jelas disebutkan bahwa dilarang memberi mudhorot pada orang lain dan rokok termasuk dalam larangan ini.
Para dokter pun telah meneliti bahwa rokok membawa berbagai macam racun.
Bahkan hasil penelitian juga membuktikan bahwa 25 juta orang meninggal dunia dalam setahun di muka bumi gara-gara sebab utama adalah rokok. Ini menjadi bukti bahwa rokok bisa mencelakakan diri sendiri.
2- Badan manusia bukanlah dia yang memiliki sendiri.
3- Rokok termasuk suatu yang khobits (kotor). Sifat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah beliau menghalalkan yang thoyyib (bagus) dan mengharamkan yang khobits (jelek). Dan jelas bau rokok yang ditimbulkan sangat tidak disukai.
4- Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﺆْﺫُﻭﻥَ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨَﺎﺕِ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﻣَﺎ
ﺍﻛْﺘَﺴَﺒُﻮﺍ ﻓَﻘَﺪِ ﺍﺣْﺘَﻤَﻠُﻮﺍ ﺑُﻬْﺘَﺎﻧًﺎ ﻭَﺇِﺛْﻤًﺎ ﻣُﺒِﻴﻨًﺎ

“ Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata .” (QS. Al-Ahzab: 58).

Rokok tentu menyakiti orang mukmin.

5-Senada dengan ayat tersebut, dalam hadits qudsi disebutkan,

ﻣَﻦْ ﻋَﺎﺩَﻯ ﻟِﻰ ﻭَﻟِﻴًّﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺁﺫَﻧْﺘُﻪُ ﺑِﺎﻟْﺤَﺮْﺏِ

“ Barangsiapa menyakiti wali-Ku, maka Aku mengizinkan untuk diperangi ” (HR. Bukhari no. 6502).

Cara Berhenti Merokok

Setelah mengetahui keburukan merokok di atas, mungkin ada di antara perokok yang membaca artikel ini dan ingin berhenti merokok. Tapi bagaimana caranya? Tenang, berikut cara untuk berhenti merokok:

-Niat yang sungguh-sungguh untuk berhenti merokok.
-Ingat, bahwa merokok itu menyakiti diri sendiri dan orang lain jadi berdosa dan patut dijauhi sebagaimana perbuatan dosa yang lain
-Belajar membenci rokok
-Bergaulah dengan orang yang tidak merokok
-Sering-sering pergi ke tempat yang ruangannya ber-AC
-Pindahkan semua barang-barang yang berhubungan dengan rokok.
-Jika ingin merokok, tundalah 10 menit lagi
-Beritahu teman dan orang terdekat kalau kita ingin berhenti merokok
-Kurangi merokok sedikit demi sedikit
-Hilangkan kebiasaan bengong atau menunggu
-Sering-seringlah pergi ke rumah sakit, agar tahu pentingnya kesehatan
-Cari pengganti rokok, misalnya permen dan lain – lain
-Minum susu secara teratur karena susu membuat rokok terasa tidak enak
-Rajin puasa untuk menahan keinginan merokok
-Coba dan coba lagi jika masih
gagal

Tips Menghindari Terpaan Rokok dalam Kehidupan Sehari-hari

Meskipun tidak ada jaminan bisa lepas dari rokok 100%, tapi tips berikut bisa membantu mengurangi terpaan asap rokok dalam kehidupan sehari-hari:

1. Jika ada anggota keluarga yang merokok, bujuk untuk berhenti merokok. Memang pada awalnya, saran kita akan diacuhkan, tapi terus saja “cerewet”. Nantinya pasti ada nasehat kita yang didengarkan. Jika belum berhasil, setidaknya bujuk mereka agar tidak merokok di dalam rumah. Jika mampu, pasang AC agar dengan sendirinya anggota keluarga tersebut “sungkan” untuk merokok
2. Hindari tempat-tempat yang banyak asap rokoknya. Sebisa mungkin, pilih tempat ber-AC saat hendak berkunjung ke suatu tempat, termasuk saat memilih kendaraan umum. Yang di Jakarta bisa pilih TransJakarta atau yang hendak ke luar kota, usahakan naik kendaraan yang ber-AC seperti PATAS, kereta ekonomi ber-AC, dll
3. Selalu sediakan masker/saputangan untuk menutup hidung kita kalau terpaksa harus berada di tempat yang banyak asap rokoknya untuk meminimalisir dampak dari terpaan asap rokok tersebut. Jangan takut terlihat aneh. Kesehatan kita jauh lebih berharga daripada komentar sementara orang yang bahkan mungkin tidak kita kenal. Kalau beruntung, si perokok akan tersinggung dan mematikan rokoknya
4. Kalau tidak benar-benar kepepet, hindari bekerja di kantor yang penuh asap rokok
5. Kalau bisa, jangan pilih calon pasangan yang merokok karena selain tidak baik untuk keuangan kita, juga tidak baik untuk kesehatan kita yang harus SELAMANYA jadi perokok pasif. Kesehatan calon anak-anak kita juga dipertaruhkan di sini

Kesimpulan
Dari kajian di atas, dapat dilihat betapa bahayanya rokok bagi kesehatan diri sendiri, kemaslahatam umat, dan juga kelangsungan bangsa Indonesia, jadi kenapa masih mau berurusan dengan benda seperti itu? Lihatlah orang-orang yang ada di rumah sakit! Lihat penderitaan dan kesakitan mereka! Apakah sedemikian inginnya menjadi bagian dari rumah sakit tersebut sampai rela MEMBAYAR untuk jadi sakit? Kesenangan sesaat sama sekali tidak sebanding dengan kesehatan jangka panjang! Lebih baik mencegah daripada mengobati, kan?
Pikirkan pula dosa yang didapat akibat menyakiti diri sendiri dan orang lain dengan sengaja. Bagaimana jika orang yang menghirup asap rokok tersebut menjadi sakit bahkan meninggal? Artinya sang perokok telah membunuh orang! Jangan berdalih bahwa “tidak sengaja” atau “tidak bermaksud”, karena sebenarnya sang perokok SUDAH TAHU bahwa asap rokoknya dapat membahayakan kesehatan bahkan nyawa orang lain! Sudah siapkah menanggung dosa-dosa tersebut di akhirat kelak?
Akhirnya, semoga hal-hal yang terdapat dalam artikel ini dapat bermanfaat buat kita semua dan membuat kita tidak lagi membuang-buang uang untuk sesuatu yang sudah jelas-jelas membahayakan diri kita. Salam sehat! 🙂

source:
http://m.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/05/30/m4u1xa-70-persen-perokok-aktif-adalah-orang-miskin
http://www.deherba.com/tujuh-hal-yang-perlu-anda-ketahui-tentang-bahaya-rokok.html
http://permathic.blogspot.com/2012/06/bahaya-rokok-bagi-kesehatan-dan-cara.html?m=1
http://m.detik.com/health/read/2012/12/18/162548/2121616/763/jumlah-kematian-akibat-rokok-sama-dengan-korban-tsunami
http://us.m.life.viva.co.id/news/read/69076-bahaya_perokok_pasif_3_kali_perokok_aktif
http://m.merdeka.com/sehat/7-bahaya-kesehatan-dari-perokok-pasif.html
http://m.okezone.com/read/2010/03/09/337/310558/pp-muhammadiyah-keluarkan-fatwa-haram-merokok/large
http://rumaysho.com/shalat/bagi-yang-berbau-rokok-janganlah-dekati-masjid-kami-3067

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s