Play Victim : Cara Baru Melumpuhkan Islam

Play Victim atau pura-pura jadi korban adalah salah satu cara baru untuk melumpuhkan Islam di Indonesia. Sudah 2 peristiwa menggunakan cara ini untuk membuat Islam terlihat buruk di masyarakat. Yg sudah menerapkannya salah satunya adalah gereja Jasmin. Gereja ini ngotot membawa masalah sengketa izin biasa ke tingkat internasional padahal Indonesia sudah menawarkan berbagai opsi solusi dr relokasi sampai pembangunan ulang dg biaya yg sepenuhnya ditanggung. Tapi mereka terus menolak dan terus beribadah di jalan padahal sudah disewakan tempat oleh pemerintah. Mereka bergaya seolah-olah yg paling teraniaya agar publik nasional sampai internasional simpati pada mereka dan menganggap Islam jahat.
Yg kedua adalah pilgub DKI. Cagub yg tahu bahwa dalam kitab suci Islam ada beberapa ayat yg mengharamkan nonmuslim jadi pemimpin lantas menerapkan jurus play victim. Setiap kali ada yg mengingatkan tentang ayat kitab suci ini lantas disebut sebagai SARA atau black campaign pendukung Cagub lain,yg kebetulan adalah muslim semua. Padahal itu adalah ajaran agama murni.
Kampanye play victim ini dilakukan karena mereka sadar bahwa ayat-ayat ini benar tapi mereka tidak boleh membiarkan umat Islam mengetahuinya agar mereka tidak kehilangan suara dan kalah. Wajar saja mereka begitu karena jumlah suara minoritas tidak ada apa-apanya dr jumlah suara umat Islam. Mereka bergerilya di media dan forum-forum,mengadukan upaya penyebaran ayat ini oleh muslim seolah upaya saling mengingatkan ayat kitab suci oleh muslim ini adalah kejahatan. Salah satu media kampanye mereka adalah kaskuss, salah satu forum terbesar di Indonesia,dimana trit anti-Islam sangat banyak,ramai oleh caci-maki dan lama terhapusnya sementara trit pembelaan terhadap Islam sangat cepat terhapus. Setelah dilihat-lihat ternyata pemiliknya nonmuslim. Wajar saja 😀
Mudah-mudahan dengan ini umat Islam bisa sedikit teredukasi. Jangan mudah percaya pada media maupun forum karena bisa jadi ada agenda lain dibaliknya. Percayalah pada yg telah terjamin seperti Al-Quran yg isinya tidak akan berubah sampai akhir zaman karena Allah sendiri yang akan menjaga kesuciannya 🙂 Jangan biarkan mereka memanfaatkan muslim dan membunuh keyakinan sendiri dengan berbagai alasan. Meskipun bhinneka alasannya,tapi ingatlah bahwa bagi muslim sejati,Allah dan Al-Quran adalah nomor satu 🙂 JANGAN BIARKAN MEREKA MENCEMARI ISLAM DAN KEIMANAN UMATNYA!

 

sumber: http://www.kask*us.co.id/showthread.php?p=736348540#post736348540

 

NB : Coba klik link di atas (tanpa bintang). Masih ada,gak? Kalau nggak, berarti tuh forum oranye beneran all out dukung cagub yg seiman dg bosnya 😀

 

Baca Juga:

Jakarta Baru Semakin Menjauhi Islam? (Bagian 2)

Syariat Islam Ditolak, Perlukah Boikot Bali & Mahabharata?

Dibalik Politik Pencitraan Ala Jokowi

Jakarta Baru Semakin Menjauhi Islam?

INILAH AKIBATNYA JIKA NONMUSLIM MENJADI PEMIMPIN MUSLIM!

Ada Apa Antara Kaskus dan Islam?

Kaskus Tidak Netral Lagi?

Forum Ini Ternyata Bukan Untuk Muslim!

Iklan

4 thoughts on “Play Victim : Cara Baru Melumpuhkan Islam

  1. udah gk ada ,,,
    sabar aja. ak jg sring di cemo0oh gara2 bkin trit yg ngebela islam. dari SARA, link gk valid.
    Sekarang ak jg males lgi nga*k*s. lagi nyari forum yg bener2 ngebela islam ada gk ya ?

    Suka

  2. sara adalah senjata ampuh utk pojokkan org lain…. sementara mrk yg minor tp modal gede leluasa cuci otak bangsa ini gunakan media massa mayoritas yg mereka kuasai….. jgn terlalu bngga jd mayoritas, sadarlah kalo kalian inilah yg sebenarnya minoritas… lhtlah tv yg skrng jumlahnya hampir 30 statsiun… konon sebagian punya org muslim kaya jg, tp mrk gak bisa hidup kalo gak ada toserba yg mau pasang iklan… akhirnya semua tayangan disetir pemilik modal yg punya “toserba”… sekalipun merusak moral, dan bahkan sangat sara krn “boyong” semua budaya dan iman mrk, dan memaksakan jd budaya dan ideologi nasional, tp dg kekuasaan duit mrk, kita yg akan dipojokkan sebagai sara krn “menentang” kehendak sara mrk…. lihatlah… betapa minoritasnya kita…..
    kalo mau berubah, gunakan akal, jeli melihat setiap detil, lakukan boikot pada kemauan mrk…. jgn tonton sinetron atau acara2 merusak akhlak dan umbar hura2, jgn datang ke parade budaya dan agama mrk yg biasa digelar di mall2 atau tmpt publik, jgn beli produk mrk yg msh bisa ada gantinya…. ubah perilaku yg bar2 dan primitif dari kalangan kita utk tunjukkan kita juga beradab, tunjukkan bahwa bangsa kita juga berkelas… tertib berlalulintas dan budayakan bersh, hargai hak sesama warganegara, sopan, jangan licik dan berandalan, jd berubahlah dari kita dulu… solusinya gunakan akal dan nurani kita, jgn ambil hak org lain, insya Allah pertolongan akan datang…. solusi ritual bagus tp gak cukup tanpa upaya…. jgn urusan ritual dikencengin tp prilaku tetap bar2… ngaji aja gak cukup, kembangkan cara berpikir sistematis, termasuk jaga kebersihan hati dan harta, bahkan yg non-material sekalipun… ini yg sering terlupakan oleh umat islam.. seakan hak itu urusannya yg bersifat material saja, padahal ada hak non-material spt ketenangan dan ketentraman…. gitu juga ibadah, gak cuma ritual, banyak ibadah lain yg semestinya terkait dg ritual atau mestinya akibat ritual yg baik otomatis akan ada ibadah yg bersifat implementatif… yg ujung2nya akhlak…. tp semua cuma mimpi kalo kita gak jaga hati dan kebersihan “harta”, baik yg material dan non-material, dari hak org lain….. tp semua gak akan terjadi kalo “kecerdasan” kita kurang, bgm mungkin kita bisa memilih dan memilah yg baik dan buruk kalo gak mau “mikir”….. dg alasan “jamaah” maka mesti ada yg dominan berbuat semaunya yg lain mesti ngalah….. terlalu banyak keburukan yg dilakukan umat secara kolektif tp merasa benar sendiri… jd kalo kemudian kondisi umat spt sekrg ini, ya ini akibat dari sebab yg dibikin oleh kita sendiri…..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s