Review Hape Modem Smart Haier C700 : Harga Nggak Bisa Bohong

Pertama kali tahu tentang hape smart yang bisa dijadiin modem ini dari teman-temanku. Mereka bilang hape ini bagus karena murah (hanya seharga kurang lebih 399 ribu), bisa internetan unlimited dengan harga yang sangat terjangkau, dan kecepatan yang cukup lumayan. Berbekal info dari teman2 dan melihat banyaknya yang memakai hape ini, maka aku pun memutuskan untuk membelinya.
Ketika mencoba layanan ini, apa yang terjadi?


Aku sangat kecewa dengan koneksi internet (utamanya di laptop) yang terus terang saja sangat lambat. Sebagai orang yang terbiasa dengan akses broadband, aku shock dengan kenyataan bahwa buat buka google pun butuh waktu agak lama, apalagi buat buka page lain yang cukup ‘berat’. Bisa belasan menit aku menunggu untuk buka sekedar beberapa page, bahkan kadang sudah ditunggu pun halaman yang ingin diakses tidak bisa dibuka! Yang paling sering adalah ‘problem loading page’ atau blank begitu saja tanpa ada kejelasan. Untuk bisa menggunakannya dengan kecepatan lumayan, aku harus menghindari jam-jam ‘sibuk’ seperti siang hari maupun malam hari sebelum jam 10 ke atas. Aku harus bersabar ngenet di jam2 di luar normal seperti subuh atau tengah malam. Alternatifnya adalah ngenet menggunakan hapenya, haier c700, meski kadang lemot juga. Menyedihkan, ya?
Ya, inilah resiko beli sesuatu yang berharga murah. Masa dengan modal sedikit berharap mendapatkan fasilitas kelas satu? Ya, jelas gak masuk akal, dong! In this world, price does matter. Untuk mendapatkan fasilitas yang wah, tentu sumber daya yang diperlukan harganya gak murah. Sama dengan modem ini. Masa modem dial-up minta kecepatan broadband? Ya, jelas gak mungkin, lah! Mungkin bukan kecepatan broadband yang diminta, tapi could you please connect faster so I won’t wait for so long just to open some pages? Humph…
Mungkin lemot karena faktor lokasi (kali aja di daerahku ada banyak pengguna smart, jadi jaringannya crowded dan ujung2nya lemot), faktor hape (mungkin ada yang rusak?), faktor laptop (mungkin setting tidak sesuai dengan modem), atau tipe koneksinya yang dial-up dan bukannya broadband (kecepatan maksimal 115,2 kbps). Tapi kalau lemot terus-terusan ya gak tahan juga, dong! Untuk mengatasi kelemotan ini, aku udah menghubungi customer care smart dan memang setelah itu ada peningkatan sedikit, meski tetap saja lemot. Akhirnya, aku browsing sendiri dan menemukan beberapa tips untuk mempercepat koneksi dial-up, yang aku tuliskan disini
Hasilnya? Lumayan, sekarang ngenet gak tersendat-sendat lagi dan masih bisa surfing di jam-jam sibuk. Meskipun tentu saja tidak setara dengan kualitas broadband (maklum, dial-up) dan masih harus (sedikit) bersabar jika tiba-tiba kembali lemot di tengah jalan.
Kesimpulannya, harga memang nggak bisa bohong. Program mahal memang menawarkan fasilitas yang lebih baik daripada program yang murahan. Akan tetapi, semua tergantung dari kita sendiri. Jika kita mampu untuk memaksimalkan yang sudah ada, maka kita bisa mendapatkan kualitas ‘mahal’ dengan harga terjangkau. Tapi tidak ada salahnya sekali-kali mengeluarkan uang sedikit lebih banyak untuk memperoleh fasilitas yang lebih baik 🙂

Baca Juga:

Test Kecepatan Koneksi Internet Hape Modem Smart Haier C700

Cara Mempercepat Koneksi Internet Dial-Up


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s